INDOZONE.ID - Britney Spears kembali mengejutkan publik setelah secara terbuka menyatakan tidak akan pernah tampil di panggung Amerika Serikat lagi.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh sang Princess of Pop melalui unggahan Instagram.
Hal itu memicu spekulasi luas tentang masa depan karier panggungnya.
Keputusan ini muncul bertahun-tahun setelah penampilan live terakhirnya di AS pada 2018, di tengah perjalanan hidup yang penuh sorotan dan tekanan publik.
Dalam unggahannya, Britney membagikan foto lawas saat tampil di American Music Awards 2002.
Baca juga: Lirik 'Pecah Seribu' yang Kembali Viral di Tiktok
Ia menegaskan keputusannya menolak tampil di Amerika dengan menyebut ada “alasan yang sangat sensitif” di balik pilihan tersebut.
Meski tidak menjelaskan secara detail, pernyataan itu cukup menggambarkan bahwa pengalaman masa lalunya di industri hiburan Amerika meninggalkan dampak emosional yang mendalam.
Namun, penolakan terhadap panggung Amerika bukan berarti Britney sepenuhnya menutup diri dari dunia musik.
Di saat yang sama, ia justru membuka peluang untuk tampil di luar negeri.
Britney mengisyaratkan ketertarikannya menggelar konser di Inggris dan Australia, bahkan menyebut kemungkinan tampil bersama salah satu anaknya.
Baca juga: Chord Gitar 'Korban Setia' The Boy’s Trio, Lengkap dengan Lirik dan Artinya
“Aku berharap bisa tampil di UK atau Australia suatu hari nanti,” tulisnya, memberi sinyal bahwa panggung internasional masih memiliki tempat istimewa baginya.
Isu konser ini juga berkaitan erat dengan aktivitas Britney di media sosial.
Ia kerap mengunggah video menari di Instagram, yang sering menuai beragam reaksi.
Menanggapi hal tersebut, Britney menyebut tarian-tarian itu sebagai bentuk terapi personal.
“Menari membantuku menyembuhkan diri,” ungkapnya, sembari mengakui bahwa ia terkadang merasa malu membagikan momen-momen tersebut ke publik.
Pernyataan ini memperlihatkan sisi humanis Britney sebagai individu yang terus berusaha berdamai dengan dirinya sendiri.
Di balik kesuksesan tersebut, perjalanan hidup Britney juga diwarnai berbagai skandal dan tekanan publik.
Mulai dari masalah kesehatan mental, konflik keluarga, hingga konservatori yang mengontrol hidup dan kareirnya selama lebih dari satu dekade, semuanya menjadi sorotan media internasional.
Pengalaman-pengalaman inilah yang diyakini membentuk sikap Britney saat ini lebih protektif terhadap dirinya sendiri, memilih jarak dari industri hiburan Amerika, dan hanya membuka kemungkinan tampil di ruang yang benar-benar ia anggap aman secara emosional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: EW.com