Sabtu, 23 MEI 2026 • 16:05 WIB

Alala Zahra Siap Rilis MV ‘Bundaku Tersayang’ dan Perkuat Karier Musiknya di Usia 13 Tahun

Author

Penyanyi muda Alala Zahra (Handout)

INDOZONE.ID - Penyanyi muda berusia 13 tahun, Alala Zahra, tengah melanjutkan perjalanan kariernya di industri musik Indonesia setelah single debutnya “Bundaku Tersayang” mendapatkan sambutan positif dari pendengar. Lagu bertema kasih sayang kepada ibu tersebut menjadi langkah awal Alala dalam menunjukkan keseriusannya di dunia musik. 

Saat ini, ia mulai mempersiapkan official music video sebagai kelanjutan dari kesuksesan single tersebut dengan pendekatan visual yang lebih matang dan emosional.

Proyek video musik tersebut masih berada dalam tahap pengembangan konsep kreatif. Bersama timnya, Alala mengeksplorasi berbagai ide visual dengan melibatkan kreator dan sutradara untuk menemukan cara terbaik menyampaikan pesan lagu. 

Selain itu, aspek image styling juga menjadi perhatian, termasuk kolaborasi dengan fashion designer seperti Lina Kartika untuk memperkuat konsep visual yang sesuai dengan karakter lagu.

Baca juga: Anderson .Paak dan DEAN Reuni Setelah 10 Tahun, Single Baru Segera Hadir!

Di tengah kesibukannya, Alala tetap menjalani kehidupan sebagai remaja pada umumnya. Ia tetap aktif bersekolah, mengikuti pelajaran harian, serta mengerjakan tugas-tugas akademik seperti siswa seusianya. 

Setelah pulang sekolah, ia biasanya meluangkan waktu untuk latihan vokal dan mendalami teknik bernyanyi agar kemampuannya terus berkembang secara konsisten.

Selain kegiatan sekolah, Alala juga memiliki rutinitas latihan musik di rumah maupun studio kecil. Ia sering mengulang latihan vokal, mencoba eksplorasi nada, hingga mendengarkan berbagai referensi musik untuk memperkaya pemahamannya. 

Di sela waktu luang, ia juga menikmati aktivitas ringan seperti membaca, menonton, dan beristirahat agar tetap menjaga keseimbangan antara dunia pendidikan dan kariernya.

Dalam proses kreatif tersebut, Alala mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap respons pendengar. 

“Aku senang sekali karena ‘Bundaku Tersayang’ mendapatkan banyak respons yang hangat. Sekarang aku lagi excited banget menyiapkan official music video-nya. Aku ingin video ini bukan cuma indah secara visual, tapi juga bisa bikin orang benar-benar merasakan pesan cinta untuk bunda seperti yang aku rasakan saat menyanyikan lagu ini,” ujar Alala Zahra seperti yang diungkap dalam keterangan resminya.

Baca juga: Fakta Unik “Bulan Bintang, Garis Melintang”: Single Kolaborasi Wijaya 80 dan Sal Priadi

Selain mempersiapkan video musik, Alala juga menyiapkan rangkaian promosi nasional yang akan dilakukan saat libur sekolah. Agenda tersebut mencakup radio visit di beberapa kota di Pulau Jawa, media visit ke berbagai platform digital di Jakarta, hingga peluang tampil langsung di berbagai acara. 

Strategi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pendengar sekaligus memperkuat eksistensi Alala sebagai pendatang baru di industri musik.

Di sela kesibukan tersebut, Alala juga mulai aktif menulis karya baru. Ia sering mencatat notasi musik, menulis ide lirik, hingga merekam inspirasi spontan dalam bentuk voice memo. Proses kreatif ini dilakukan di bawah bimbingan music producer Edward Faisal yang selama ini mendampinginya dalam perjalanan bermusik.

Edward melihat potensi besar dalam diri Alala, terutama dalam hal kedisiplinan dan sensitivitas musikal. 

“Yang menarik dari Alala adalah kedisiplinan dan rasa ingin tahunya dalam bermusik. Untuk usia 13 tahun, dia punya sensitivitas yang bagus terhadap melodi, lirik, dan storytelling. Bahkan di sela-sela aktivitas sekolah, sering muncul ide-ide musikal yang langsung ia rekam. Itu menjadi modal kreatif yang sangat baik untuk perjalanan jangka panjangnya,” kata Edward Faisal.

Ia juga menegaskan bahwa “Bundaku Tersayang” merupakan awal dari perjalanan artistik yang lebih besar bagi Alala. Menurutnya, fokus utama bukan hanya merilis lagu, tetapi membangun identitas musik yang kuat, konsisten, dan relevan dengan generasi muda. Hal ini menjadi bagian dari pengembangan jangka panjang karier Alala di industri musik.

Penyanyi muda Alala Zahra (Handout)

Baca juga: Solois Heize Gandeng Ji Chang Wook dalam MV "Even IF", Bak Film Romantis!

Dukungan keluarga menjadi fondasi penting dalam perjalanan ini. Orang tua Alala, yang juga terlibat sebagai executive producer, menekankan bahwa prioritas utama adalah memastikan Alala tetap tumbuh secara sehat, bahagia, dan seimbang antara pendidikan dan karier musiknya. Mereka memandang musik sebagai ruang ekspresi dan pembelajaran karakter bagi Alala.

Lagu “Bundaku Tersayang” sendiri memiliki makna emosional yang sangat personal bagi keluarga. 

“Sebagai seorang ibu, tentu rasanya sangat sulit untuk tidak tersentuh ketika mendengar Alala menyanyikan lagu ini. Ada momen-momen di mana saya benar-benar merasa lagu ini seperti percakapan hati antara seorang anak dengan ibunya,” ujar Icha Anwar. Ia menegaskan bahwa perannya sebagai ibu tetap menjadi prioritas utama di tengah keterlibatannya dalam proyek musik tersebut.

Dirilis bertepatan dengan Hari Kartini 2026 lalu, “Bundaku Tersayang” menjadi karya debut Alala dengan nuansa pop akustik yang hangat dan emosional. Lagu ini mengangkat tema kasih sayang seorang anak kepada ibu, dikemas dengan aransemen musik yang lembut dan kaya instrumen seperti gitar akustik, violin, cello, hingga contra bass, sehingga menghadirkan suasana intim yang menyentuh hati pendengar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU