Jumat, 31 MEI 2024 • 11:20 WIB

SM Entertainment Dihujat Lewat 'SM BOYCOTT GENOCIDE' Karena Starbucks: NCT DIboikot hingga Kabar Saham SM Anjlok

Author

SM Entertainment dan NCT diboikot karena kolaborasi dengan Starbucks. (Instagram/starbuckskorea, ANTARA, Istimewa)

INDOZONE.ID - Media sosial Instagram dan X (Twitter) diramaikan oleh seruan SM BOYCOTT GENOCIDE dan boy grup asuhannya, NCT pada Jumat, 31/05/2024). Bahkan dikabarkan harga saham SM Entertainment turun.

Seruan tersebut mulai disebarkan oleh para NCTzen (penggemar NCT) usai Starbucks, perusahaan kopi asal Amerika Serikat yang disebut menyalurkan pasokan dana kepada Israel untuk membantu melancarkan serangan kepada Palestina.

Seperti yang diketahui, publik dunia tengah menyuarakan untuk memboikot sejumlah produk yang terafiliasi dengan Israel, tak terkecuali Starbucks.

Mengetahui hal tersebut, para penggemar Kpop, khususnya NCTzen turut kecewa, marah, dan berbondong-bondong menyerukan aksi boikot pada Starbucks, SM Entertainment, dan sang artis NCT.

Baca Juga: SM Entertainment Konfirmasi aespa Akan Comeback di Mei Mendatang

Tidak hanya itu, mereka juga turut meng-unfollow akun resmi SM Entertainment dan para anggota NCT. Selain menyerukan aksi boikot kepada artis-artis yang berkolaborasi dengan brand-brand pendukung Israel, para fans juga kerap menyampaikan edukasi dan unjuk protes keras mereka terhadap tindakan SM Entertainment yang dinilai tidak bijaksana dalam membuat keputusan.

Fakta Saham SM Entertainment Turun

Saham SM Entertainment anjlok. (Istimewa)

Beredar kabar bila saham SM Entertainment mengalami penurunan drastis hanya dalam dua hari terakhir. Jika dibandingkan dengan saham JYP Entertainment dan YG Entertainment yang relatif stabil, terlihat bahwa saham SM Entertainment turun sebesar 1,86%.

Namun, situs kselection menjelaskan bila menurunnya saham lantaran HYBE melepas 3,2 persen saham mereka di SM Entertainment melalui kesepakatan blok senilai 68,4 miliar won atau setara Rp810,3 miliar (1 won=Rp11,85)

Saham SM Entertainment tergelincir 5,32 persen dan ditutup pada 90.700 won pada hari Selasa, sementara saham HYBE merosot 1,72 persen menjadi 200.000 won.

Baca Juga: SM Entertainment Konfirmasi Karina Aespa Dekat dengan Aktor Lee Jae Wook: Lagi PDKT

Aksi boikot agar agensi stop mendukung genosida

Upaya ini dilakukan agar agensi berhenti dalam menjalin kerja sama dengan brand-brand yang mendukung aksi genosida Israel terhadap Palestina.

Beberapa waktu lalu, SM entertainment juga diketahui melakukan kesalahan dengan menjalin hubungan kerja sama McDonald's, yang juga disebut-sebut menyokong dana Israel untuk melakukan genosida kepada Palestina.

Israel sendiri telah melancarkan aksi genosida ke tanah Palestina sejak Oktober 2023 lalu. Informasi akhir pekan lalu, Rafah tempat yang disebut paling aman bagi pengungsi Palestina juga turut dibombardir oleh zionis Israel.

Serangan demi serangan yang menyebabkan kematian warga Palestina, hal tersebut membuat publik dunia geram. Publik dunia pun bersama-sama melakukan gerakan boikot dengan tujuan agar perusahaan yang terafiliasi Israel tidak memiliki pemasukan. Hingga akhirnya mereka menghentikan pendanaan untuk Israel.

Upaya tersebut juga dilakukan oleh publik dunia dan tak terkecuali penggemar NCT di berbagai belahan dunia. Melalui media sosial Instagram dan X (Twitter) penggemar telah memperingatkan bahwa mereka akan memboikot Starbucks.

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: K-selection

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU