INDOZONE.ID - Persiapan Pagelaran Sabang Merauke (PSM) bertajuk "Pahlawan Nusantara" tinggal menghitung hari, yang akan berlangsung pada 17 dan 18 Agustus 2024 di JIExpo Center & Theater Kemayoran, Jakarta Pusat.
Sebagai salah satu artis yang akan tampil di acaranya, Taufan Pubro sudah melakukan latihan di Balai Resital Kertanegara pada Selasa (6/8/2024).
Saat ditanya mengenai persiapan para penyanyi dalam menyesuaikan teknik vokal saat berlatih bersama orkestra di Pagelaran Sabang Merauke 2024, dia juga mengaku sudah berlatih bersama dengan para penyanyi PSM lainnya, bahkan dengan para pemain orkestra.
"Sebenarnya kalau bareng orkestra itu, kita sudah dikirim dulu materinya, sehingga bisa kita pelajari dulu pecahan suaranya. Kalau untuk pecahan suara antar penyanyi itu paling kita baru belajar pas janjian di sini, apalagi ada saya di sini berduet dengan Yura Yunita," kata Taufan Purbo saat diwawancarai di Balai Resital Kertanegara.
Baca Juga: Pagelaran Sabang Merauke Hadir Kembali, Bawa Tema Pahlawan Nusantara
Dia mengatakan bahwa di PSM kali ini terdapat perbedaan dari tahun sebelumnya. Bedanya dilihat dari penyesuaian nada bersama Yura Yunita dan teman-teman lainnya juga.
"Jadi berbeda dengan tahun lalu, ada sedikit penyesuaian nada bersama dengan Yura, lalu dengan teman-teman yang lain juga kita bareng-bareng tektokan, kalau sudah dapet chemistry-nya akan lebih enak lagi, dan kalo misalnya dengan orkestra sendiri, itu semua sudah di bawah arahan kang Avip sama Ibu Dian, yang sudah kasih tau lagunya dan kita tinggal belajar materinya aja seperti yang sudah dikirim," tambahnya.
Menurutnya, orkestra musik yang dimainkan sudah terasa megah. Hal ini diyakini akan membuat para penyanyi dan penampil lainnya bersemangat pada saat berlatih bersama dengan orkestranya.
"Jadi gini, kalau dilihat dari orkestranya sendiri itu kan memang megah sekali, ya. Itu pun sendiri sudah mengintimidasi, kayak melihat ada string, dan lain-lain. Jadi, itu sendiri membuat sebuah intimidasi sendiri, tapi itu juga membuat kita agar lebih semangat lagi, dan itu yang mendorong kita untuk lebih giat lagi. Karena ini acaranya besar, dan megah sekali, jadi akan terasa musiknya," ujar Taufan.
Selain itu, saat berlatih, Taufan tahu cara mengatasi sebuah tantangan ternyata dengan saling memberi tanda bersama penyanyi lainnya, dan juga melakukan diskusi agar saat acaranya bisa berjalan dengan baik.
"Kita tektokan satu sama lain, contohnya seperti ambil nada satu, nada dua, lalu bagaimana pecahannya, jadi kita itu diskusi dulu sebelumnya, mau ambil yang mana, lalu dari situ baru kita mulai latihan lagi bersama dengan orkestranya," tambahnya.
Dia juga tegaskan kalau lagu-lagu yang dibawakannya nanti semuanya sudah ditentukan. Sebagai penyanyi yang mewakili daerah Riau, Taufan akan membawakan lagu 'Lancang Kuning' sebagai simbol keberanian pahlawan Riau bernama Hang Tuah.
Baca Juga: Pagelaran Sabang Merauke Kembali Digelar sebagai Bentuk Syukuran, Libatkan 300 Seniman
"Sebenarnya kalau soal lagi itu semuanya sudah ditentukan, jadi kita sebagai penyanyinya yang mewakili daerah itu, kayak saya ini di sini, seperti tema yang diusung "Pahlawan Nusantara", jadi saya mewakili pahlawan dari Riau namanya Hang Tuah dan lagu yang dipilih adalah Lancang Kuning, karena lagu itu pun juga menunjukkan bahwa Hang Tuah itu adalah seorang pemberani, terus lagunya juga sesuai sama daerahnya," sambungnya.
Taufan berharap agar penonton suka dengan pertunjukkannya nanti, dan harapannya, semoga mereka bangga dengan dirinya sendiri bahwa Indonesia itu kaya akan kebudayaan.
"Harapannya itu kan sebenarnya agar penonton itu setelah pulang kan membawa sesuatu, nah, harapannya sih semoga penonton ini mereka bangga dengan dirinya sendiri bahwa Indonesia itu sangat kaya, contohnya kayak aku sendiri tuh kaget, ternyata satu daerah saja itu banyak sekali kebudayaannya, gak hanya dari lagunya, tapi dari baju yang kita pakai, dan banyak sekali tentunya elemen yang patut dibanggakan sih, Indonesia tuh banyak banget kebudayaannya, jadi kita patut bangga sebagai bangsa," tutupnya.
Penulis: Nadya Mayangsari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung