INDOZONE.ID - Komunitas Conan Fans Club Indonesia (CFC) bersama Penerbit Elex Media Komputindo menggelar 'Detective Conan Love Land', dalam rangka perilisan volume ke-106 manga karya Aoyama Gosho tersebut.
Acara tersebut diisi dengan bincang-bincang, parade cosplay, hingga permainan memecahkan kasus pembunuhan ala detektif.
Acara yang digelar di Gramedia Jalma, Melawai, Jakarta Selatan pada Sabtu (5/7/2025) lalu ini menjadi ajang silahturahmi penggemar Detektif Conan di seputar Jadetabek.
Terlihat sejumlah pengunjung lintas generasi memenuhi lokasi toko buku tersebut, bahkan sudah mengantre panjang sebelum acara dimulai.
Peserta antusias mengikuti acara talkshow yang menghadirkan beberapa pembicara berpengalaman, mulai dari Binarti, editor Elex Media Komputindo, Chancil, seorang grafis artis, serta Hasyemi, pembaca segala dari Bookish Couple Library.
Para pembicara menceritakan tentang pengalaman mereka membaca manga Detektif Conan yang sudah terbit selama 30 tahun.
Baca juga: Spirited Away Dapat Gelar Film Animasi Terbaik di Abad ke-21, Begini Sinopsisnya!
"Melihat animo penggemar Detektif Conan di Indonesia yang besar, acara ini sebenarnya bisa menjadi wadah bagi mereka untuk berkumpul, kenalan dengan orang baru, dan menyalurkan kesukaan yang sama terhadap karya Aoyama Gosho. Dengan tema "Love Land", diharapkan materi yang dibagikan oleh narasumber serta tersedianya berbagai foto spot di area toko buku bisa menumbuhkan cinta terhadap dunia literasi dan membantu meminimalisir akses bajakan," ungkap Alfaridzi Ilham, ketua dari komunitas Conan Fans Club Indonesia kepada Indozone.
Sesuai dengan nama 'Love Land', acara ini digelar dalam rangka merayakan karakter Heiji Hattori dan Kazuha Toyama yang akhirnya menjadi sepasang kekasih di volume terbarunya.
"Detektif Conan 106 melanjutkan cerita dari edisi sebelumnya, di mana Conan akan berhadapan dengan kasus pembunuhan berantai di salah satu teater. Selain itu, ada juga kisah Conan yang diculik dan memunculkan petunjuk baru tentang kandidat sosok dari siluet boss Organisasi Hitam," kata Alfa ridzi.
Baca juga: 7 Protagonis Anime Paling Tragis yang Hancur Karena Nasib Mereka
Selain acara talkshow, peserta juga diajak memecahkan kasus fiksi yang dipandu tim Detectives ID. Peserta dibagi menjadi delapan kelompok yang berisi 10 orang. Mereka mencoba memecahkan kasus pembunuhan dalam waktu 20 menit.
"Game ini mengajak kita untuk belajarkan memecahkan masalah dan mengusik logika nalar para peserta. Selain itu ngajarin kerjasama juga dengan orang baru," ungkap tim Detectives ID.
Beberapa pengunjung sangat antusias dan berharap untuk menunggu volume selanjutnya yang ke-107.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan