INDOZONE.ID - Di anime Demon Slayer, terdapat karakter Haganezuka Hotaru yang memiliki kemampuan ahli pedang. Karakter ini dapat membuat pedang yang nantinya akan digunakan oleh para Demon Slayer.
Uniknya, mereka menggunakan topeng unik berwarna pink dan bagian bibir yang menonjol ke atas. Dirangkum dari cbr.com, ternyata topeng ini tidak hanya bisa dilihat di dalam anime saja.
Topeng tersebut juga ada di dunia nyata kebudayaan Jepang. Topeng ini bernama topeng hyottoko, berdasarkan karakter komedi Hyottoko.
Topeng ini biasa dipakai saat upacara dansa, dan biasa dipakai bersama penutup kepala. "Hyottoko" dalam bahasa Jepang diartikan sebagai "manusia api," dan di beberapa daerah di Jepang bagian utara, Hyottoko dikenal sebagai dewa api.
Baca juga: Anaknya Ungkapkan Kekhawatiran, Oda Ciptakan Momen "Thank You Daddy" di One Piece
Topeng ini juga dikaitkan dengan upacara dansa di prefektur Iwate, sebuah tempat yang dikenal sejarahnya sebagai tempat industri besi.
Dengan koneksi sejarah dan budaya topeng Hyottoko an kerajinan besi dan api, topeng ini sangat cocok dijadikan sebagai simbol profesi ahli pedang di anime Demon Slayer.
Dalam anime, alasan para ahli pedang menggunakan topeng hyottoko adalah untuk melindungi identitas mereka.
Sebagai orang tertentu yang bisa menempa senjata yang dapat melukai para iblis di anime tersebut, ahli pedang merupakan target natural untuk diserang kapanpun saat mereka pergi dari desa untuk mengirimkan pedang Nichrin.
Baca juga: Gecko Moria Terungkap sebagai Pembaca Poneglyph: Perubahan Besar Dalam Final Saga One Piece
Terdapat juga alasan budaya dalam pemakaian topeng tersebut, mengingat setiap ahli pedang meski mereka berada di desa mereka menggunakan beberapa variasi hyottoko.
Topeng ini merupakan simbol status dalam kehidupan sosial mereka dan telah lama menjadi bagian tradisi ahli pedang.
Mungkin penggemar Demon Slayer bertanya-tanya: bagaimana topeng ini bisa membuat para ahli pedang aman? Dengan topeng itu mereka justru akan mudah teridentifikasi oleh para iblis bukan?
Bagaimanapun, terlepas dari elemen supernaturalnya, film Demon Slayer yang berasal dari Jepang ini mirip dengan era Taisho di dunia asli Jepang.
Pada Era itu, pada ahli pedang dapat menyamar sebagai pemain teater biasa yang juga dikenal kerap menggunakan topeng hyottoko. Bagi ahli pedang, topeng hyottoko memudahkan mereka berbaur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cbr.com