INDOZONE.ID - Episode terbaru My Hero Academia kembali memicu perdebatan panas di kalangan penggemarnya. Bukan karena alur pertempuran atau perkembangan plot utama, melainkan karena satu momen yang menegaskan bahwa Izuku Midoriya atau Deku digambarkan sebagai karakter heteroseksual.
Kontroversi ini bermula setelah adegan emosional antara Deku dan Ochaco Uraraka tayang dalam episode menjelang akhir musim ke-8.
Adegan tersebut menampilkan kedekatan yang sangat jelas antara keduanya, lengkap dengan momen intim yang banyak penonton tafsirkan sebagai konfirmasi hubungan romantis.
Baca juga: Anime My Hero Academia Tamat Setelah Hampir 10 Tahun, Apa yang Terjadi di Episode Penutup?
Namun, tidak semua penggemar menyambutnya dengan bahagia. Ribuan fans, terutama mereka yang mendukung ship sesama jenis populer seperti BakuDeku (Bakugo x Deku), langsung bereaksi keras di media sosial.
Mereka mengungkapkan rasa kecewa, bahkan kemarahan, karena merasa harapan dan interpretasi mereka selama bertahun-tahun pupus dalam satu episode saja.
Di platform Instagram dan X, unggahan tentang "Deku is confirmed to be straight" langsung viral. Banyak yang menganggap seri ini mengabaikan subtext yang menurut mereka telah dibangun sepanjang cerita.
Beberapa fans berargumen bahwa interaksi dekat antara Deku dan Bakugo di berbagai episode menciptakan dinamika yang mereka anggap sebagai potensi hubungan romantis.
Sementara itu, kelompok fans lainnya menilai reaksi tersebut berlebihan. Mereka menegaskan bahwa sejak awal, manga maupun anime tidak pernah menunjukkan indikasi bahwa Deku adalah karakter LGBTQ+.
Relasi Deku dengan Uraraka telah diperlihatkan sebagai hubungan saling mengagumi sejak musim-musim awal, sehingga momen terbaru ini dianggap wajar sebagai penegasan arc karakter keduanya.
Kontroversi ini juga membuka kembali diskusi lama soal representasi LGBTQ+ dalam anime shonen.
Banyak yang beropini bahwa kekosongan representasi membuat sebagian penonton menciptakan interpretasi dan shipping culture sebagai bentuk kompensasi. Namun pada akhirnya, keputusan akhir tetap berada di tangan mangaka dan tim produksi.
Baca juga: MHA Season 8 Bisa Jadi “Perbaikan” Ending Manga, Kenapa Fans Masih Punya Harapan?
Meskipun menuai banyak perdebatan, episode tersebut berhasil menjadi salah satu momen paling ramai diperbincangkan di kalangan penggemar My Hero Academia dalam beberapa tahun terakhir.
Menjelang berakhirnya seri ini, isu mengenai orientasi Deku justru semakin memanaskan antusiasme para fans menjelang penutupan perjalanan para pahlawan muda tersebut.
Apakah kamu termasuk yang kecewa, biasa saja, atau justru menikmati dramanya? Yang jelas, fandom MHA sekali lagi membuktikan bahwa anime ini bukan hanya soal aksi, tapi juga soal emosi dan interpretasi yang bisa memecah belah penggemarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @rinne_anime_yt