Postingan Dr Tirta (Instagram @dr.tirta) (Instagram @dr.tirta)
INDOZONE.ID - Dokter Tirta kembali menjadi sorotan setelah membagikan pengalamannya menghadapi akun-akun media sosial yang kerap menebar ujaran kebencian atau hate speech. Curhatan tersebut dinilai relevan dengan situasi dunia digital yang semakin dinamis dan penuh interaksi negatif.
Dalam unggahan akun X @dr.tirta pada Sabtu (29/11/2025), ia membuka ceritanya dengan sebuah pertanyaan yang kerap didengar, “Ada gak orang yang buat fake account buat salurin hate speech? Ada.” Pertanyaan itu menjadi pintu masuk bagi penjelasannya mengenai bagaimana ia menyikapi komentar-komentar yang menyerangnya.
Ia mengaku pernah menghubungi dua akun melalui pesan langsung (DM) karena komentar mereka dinilai sudah melewati batas. Dari situ, ia justru mendapatkan jawaban yang cukup mengejutkan dan membuka sudut pandang baru tentang perilaku pengguna media sosial.
Baca juga: Konsumsi Vit C 1000 Mg Tiap 3 Jam Cegah Covid-19, Dr Tirta: Covidnya Sembuh Ginjalmu Ancur
Salah satu dari dua warganet tersebut menjelaskan bahwa ia sedang berada dalam kondisi mood buruk, dan konten milik Dokter Tirta muncul di berandanya pada waktu yang tidak tepat. Hal itu membuatnya meluapkan emosi dengan menuliskan komentar bernuansa hate speech. Sementara satu akun lainnya secara jujur mengaku hanya ingin menarik perhatian agar dilirik oleh Dokter Tirta.
Menanggapi hal tersebut, Dokter Tirta bertanya apakah mereka menyadari bahwa tindakan itu merupakan perilaku yang salah. Keduanya mengaku paham, tetapi memberi pembenaran bahwa figur publik memang harus siap menerima komentar apa pun. “Itu kan risikomu jadi figur. Kalau gak mau dicomment, ya ngapain buka comment,” begitu jawaban yang ia terima.
Dari pengalaman itu, Dokter Tirta menyimpulkan bahwa tidak semua komentar negatif pantas direspons. Ia merasa lebih baik menggunakan fitur blokir untuk menjaga energi dan kesehatan mental daripada terlibat dalam perdebatan panjang yang tidak produktif.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini dirinya sudah lebih selektif dalam menanggapi komentar, memilah mana yang perlu ditanggapi dan mana yang sebaiknya dibiarkan lewat. Menurutnya, langkah ini jauh lebih efisien dan membuat dirinya bisa fokus pada hal yang lebih penting.
Baca juga: Deddy Corbuzier Sebut Pak Tarno Pakar Kesembuhan, Komentar dr Tirta Jadi Sorotan
Curhatan tersebut segera mencuri perhatian banyak pengguna media sosial. Banyak yang memberikan dukungan dan menganggap langkah yang diambil oleh Dokter Tirta sebagai bentuk kedewasaan dalam bersikap di dunia digital.
“Tonton podcast Ferry Irwandi sama @yourbae. Bahkan orang sekelas Ferry Irwandi dulu suka nyinyirin influencer sebelum dia terkenal. Setelah terkenal, semua komennya dihapus. Hebat juga ya punya energi sebesar itu, dan hal itu diakui langsung oleh dia sendiri di podcast tersebut,” ujar akun @fiqri*.
“I mean memang sesimpel itu sebenarnya. Gak di game, gak di sosial media, ada fitur block ya gunain. Jangan nunggu kesel dulu terus SS dan minta validasi lewat sosial media. Capek sumpah,” kata akun @handof*.
“Sepertinya memang ada yang begitu. Beberapa kali gue nemu akun dengan komentar aneh dan nyebelin. Kadang gue kepo dan buka profilnya, ternyata reply-nya rata-rata ngeselin dan melawan arus,” tambah akun @CRS*.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X/@dr.tirta