Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 16:32 WIB

Kronologi Lengkap Jatuhnya Adik Keisya Levronka dari Lantai 6 Gedung Untar, Keluarga Minta Keadilan

Kronologi Lengkap Jatuhnya Adik Keisya Levronka dari Lantai 6 Gedung Untar, Keluarga Minta KeadilanInsiden Lexi Valleno terjatuh dari lantai 6 Gedung Universitas Tarumanagara. (Instagram/@levihavron)

INDOZONE.ID - Kabar mengejutkan datang dari keluarga penyanyi Keisya Levronka. Kasus adik Keisya, Lexi Valleno Havlenda, yang terjatuh dari lantai enam Gedung Universitas Tarumanagara (Untar), Jakarta Barat, kembali viral dan menyita perhatian publik.

Sudah 2 tahun berlalu tanpa kejelasan, keluarga korban akhirnya angkat suara dan menyentil adanya dugaan kelalaian serta sikap lepas tangan dari pihak kampus dan organisasi mahasiswa terkait.

Kabar tersebut dibagikan ibunda Keisya Levronka, Levi Leonita Davies, melalui akun Instagram pribadinya, membeberkan kronologi lengkap serta kekecewaannya yang mendalam. 

Baca juga: Kasus Kematian Lula Lahfah Berakhir, Polisi Hentikan Penyelidikan

Levi mengaku keluarganya sudah kehabisan kesabaran menunggu itikad baik dari pihak terkait atas musibah yang menimpa putranya sejak April 2023.

Dalam unggahan Instagram @levihavron yang diposting pada Jumat, 30 Januari 2026, Levi menyampaikan keluhannya secara terang-terangan. 

Dia menilai komunikasi dengan pihak kampus dan organisasi mahasiswa terkait sangat sulit dan tidak menunjukkan adanya kejelasan soal jalan keluar dari permasalahannya.

“Sepertinya memang harus melalui sosial media ya untuk berkomunikasi dengan kalian. Mengingat sudah dua tahun berlalu begitu saja tanpa penyelesaian pasti dan kesulitan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait,” tulis Levi, dikutip Selasa (3/2/2026).

Melalui unggahan tersebut, Levi memaparkan kembali urutan peristiwa tragis yang merenggut nyawa buah hatinya. 

Diketahui bahwa pada saat kejadian, Lexi sedang berpartisipasi dalam agenda latihan Caving atau susur gua yang dipandu oleh organisasi Mahasiswa Hukum Pecinta Alam (Mapala) di lingkungan kampus Untar.

“Singkat cerita pada hari itu juga ananda terjatuh dari lantai enam gedung kampus dikarenakan pengaitnya terlepas,” ucap Levi.

Selain menyoroti penyebab kecelakaan, Levi juga mempertanyakan penanganan awal terhadap anaknya setelah terjatuh. Dia menilai prosedur penanganan medis darurat yang dilakukan sangat tidak layak dan berisiko memperparah kondisi korban.

"Bayangkan anak saya yang jatuh dari lantai enam gedung kampus dibopong lalu didudukkan di kursi roda dan didorong ke kendaraan (taxi online) dan ditidurkan lagi di taxi online,” tegas Levi dengan nada kecewa.

Menurut Levi, penggunaan taksi online sebagai alat transportasi darurat itu tergolong tidak masuk akal. Levi menjelaskan waktu menunggu ambulans dinilai tidak akan jauh berbeda dengan menunggu kendaraan umum tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram @levihavron

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kronologi Lengkap Jatuhnya Adik Keisya Levronka dari Lantai 6 Gedung Untar, Keluarga Minta Keadilan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!