Ilustrasi fandom bola (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu rela begadang demi nonton live idol atau ikut voting biar artis favorit menang penghargaan? Kalau iya, kemungkinan besar kamu adalah bagian dari yang namanya fandom.
Sekarang istilah fandom bukan hal asing lagi, apalagi di dunia hiburan. Namun sebenarnya, fandom bukan sekadar kumpulan fans, tapi ada makna yang lebih dalam dari itu.
Menariknya lagi, peran fandom sekarang nggak main-main. Di era digital, kekuatan penggemar bisa jadi faktor penentu kesuksesan.
Di sini, kita bakal bahas tentang pengertian fandom, sejarah perkembangannya, dan pengaruhnya di industri hiburan. Langsung cek ke bawah ya!
Ilustrasi fandom K-Pop (kstationtv)Fandom adalah komunitas orang-orang yang ngefans sama hal yang sama. Bisa artis, band, film, drama, karakter fiksi, anime, game. Pokoknya, apa pun yang punya basis penggemar setia.
Kata fandom sendiri gabungan dari fan dan kingdom. Jadi, bisa dibilang ini semacam kerajaan para penggemar.
Lalu, apa bedanya sama cuma suka biasa? Fandom punya keaktifan yang lebih terasa. Mereka punya nama khusus, aktif ngobrol dan update info, serta kompak kalau lagi voting atau streaming.
Pokoknya, mereka loyal banget mendukung karya idolanya. Jadi ini bukan cuma soal suka, tapi rasa kebersamaan.
Baca juga: 12 Villain Terbaik di Anime, Bikin Cerita Jadi Gak Terlupakan!
Banyak yang mikir fandom baru muncul gara-gara media sosial. Padahal, sebenarnya mereka sudah ada sejak lama.
Awal abad ke-20, penggemar cerita fiksi ilmiah sudah bikin komunitas sendiri. Mereka bikin majalah kecil (fanzine), kumpul bareng, sampai membahas teori cerita.
Fandom Star Trek di tahun 60-an bahkan terkenal banget. Fans-nya super militan sampai ikut menyelamatkan serial itu dari pembatalan.
Baca juga: 8 Anime Terbaru 2026 Paling Ditunggu, Wajib Masuk Watchlist!
Masuk era 90-an, fandom makin kelihatan lewat boyband dan grup pop. Backstreet Boys, NSYNC, Spice Girls, fans-nya luar biasa solid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan