Kiri: Deddy Corbuzier. (Instagram/@mastercorbuzier). Kanan: Raditya Dika. (Instagram/@raditya_dika)
Potret Raffi Ahmad yang kepergok nongkrong usai divaksin Covid-19, tengah menjadi perbincangan hangat publik. Sejumlah pihak bahkan menegur Raffi, yang kedapatan tak menerapkan prokes saat nongkrong. Terlebih, dia menjadi selebritis pertama yang divaksin.
Melihat publik heboh dengan polemik Raffi yang nongkrong usai divaksin ini, Deddy Corbuzier pun mencoba memberikan pandangannya.
Dalam akun Twitter-nya, Deddy membuat cuitan bahwa influencer itu ada 2 jenis. Satu, berdasarkan ketenaran dan satu lagi berdasarkan nilai.
Dear my beloved government.. There are 2 types of influencer.. Those who's base on fame and base on value.. I think u need to balance those two in vaccines promotion..
— Corbuzier (@corbuzier) January 15, 2021
I don't against Ur choices of influencer. but also use people like Raditya Dika For value.
Menurut Deddy, pemerintah bisa menyeimbangkan antara kedua jenis influencer ini dalam mempromosikan vaksin Covid-19. Kendati demikian, Deddy menegaskan bahwa bukan berarti dia menentang pilihan pemerintah soal vaksin.
Di akhir cuitannya, ayah Azka Corbuzier ini memasukkan nama komika Raditya Dika, yang mungkin bisa dijadikan influencer untuk mempromosikan vaksin Covid-19.
"Kepada pemerintah tercinta, ada dua jenis influencer. Mereka yang berdasarkan ketenaran dan nilai. Saya pikir Anda perlu menyeimbangkan keduanya dalam promosi vaksin," cuit Deddy di Twitter seperti dilihat INDOZONE.
"Saya tidak menentang pilihan influencer Anda, tetapi juga gunakan orang-orang seperti Raditya Dika untuk mendapatkan nilai," sambungnya.
Sementara itu, dalam akun Instagram-nya, Deddy mengatakan bahwa dia hanya mencobamemberikan solusi. Tak ada yang salah kata Deddy, terkait keputusan pemerintah yang menunjuk Raffi. Di kolom keterangannya, Deddy bahkan mencolek akun Instagram Raditya Dika dan juga dr Tirta.
"Hanya mencoba untuk memberikan solusi di sini. a ada yg salah. Hanya bisa lebih baik. Ketenaran penting untuk menyebarkan berita. Tapi percayalah? Kamu butuh nilai @ dr.tirta @radityaa," tulis Deddy.
Dalam unggahan itu juga, Deddy menjelaskan kenapa dirinya menyebut nama Raditya Dika dalam hal promosi vaksin. Pasalnya kata Deddy, dia tau bahwa Raditya adalah orang yang peduli dengan pandemi.
Melalui Raditya juga kata Deddy, dia bisa menyebarkan berita dan jabar baik. Itulah kenapa menurut Deddy, Raditya adalah orang yang tepat untuk mempromosikan vaksin.
"Dan mengapa Radit? Saya mengenalnya dengan baik. Saya tahu bagaimana dia peduli dengan pandemi ini. Saya tahu dia akan menyebarkan berita dan kabar baik. Saya tahu dia akan menjaga nilainya, saya banyak bicara dengannya. Dia salah satu pilihan yang tepat," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: