Nadin Amizah. (Instagram/@cakcaine)
Nadin Amizah telah memberi klarifikasi terkait pernyataannya di podcast Deddy Corbuzier yang menyinggung perilaku orang kaya dan miskin. Nadin sendiri mengakui bahwa ia telah salah memilih kata.
Hal tersebut dilontarkan oleh Nadin saat merespon pendapat netizen soal pernyataannya.
"Menurut gue juga salah sih harusnya gausah bawa miskinnya kalau mau ngomongin kaya yaudah kayanya aja yang diomongin, tapi w tau gaada niatan buat ngerendahin sih, cuma ttp salah. semangat nadinn!! still support u," kata netizen tersebut lewat Twitter.
Nadin kemudian meresponnya dan mengatakan bahwa ia sudah ditegur oleh orang terdekatnya perihal penggunaan kata miskin dan kaya. Dia mengaku bersalah atas pemilihan kata tersebut dan berjanji akan lebih berhati-hati.
"Setuju, aku juga udh ditegur sama org terdekatku perihal pemilihan kata 'miskin dan kaya', insensitive bgt dan aku akuin. lain kali aku ga akan pake kata itu lagi," kata Nadin.
setuju, aku juga udh ditegur sama org terdekatku perihal pemilihan kata “miskin dan kaya”, insensitive bgt dan aku akuin. lain kali aku ga akan pake kata itu lagi. https://t.co/KgWPVkPvDq
— ???????????????????? ?????????????????????????? (@rahasiabulan) January 18, 2021
Nadin sebelumnya juga telah memberikan klarifikasi dengan menjabarkan 3 poin penting yang mungkin bisa dimengerti orang-orang ketika pernyataannya jadi kontroversi.
Yang pertama kata Nadin, dirinya diajarkan untuk menjadi kaya agar lebih mudah bersedekah. Kata itu tak sama dengan dirinya yang mengatakan bahwa semua orang kaya gemar bersedekah.
Sedangkan poin kedua adalah, dirinya diajarkan untuk menjadi orang kaya agar lebih mudah bersedekah tak sama dengan dirinya mengatakan bahwa orang berpenghasilan kecil adalah orang pelit.
Dan poin terakhir adalah, dirinya diajarkan untuk jadi orang kaya tak sama dengan dirinya merendahkan orang lain yang berpenghasilan kecil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: