Wajah kuyu Nia Ramadhani disebut efek pakai sabu (Istimewa)
Penangkapan Nia Ramadhani bersama suaminya, Ardi Bakrie gara-gara mengonsumsi narkoba menjadi perhatian publik. Kepada polisi, pasutri ini mengaku sudah memakai sabu-sabu selama 5 bulan terakhir.
Lalu, sebenarnya bagaimana dampak mengonsumsi sabu-sabu bagi tubuh. Dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiatri) Klinik Angsamerah dr. Ratna Mardianti, SpKJ, menjelaskan sabu bisa merangsang orang untuk aktif dan tidak mudah lelah dalam beraktivitas.
Namun, penggunaan sabu bisa membahayakan kesehatan jika digunakan dalam jangka pendek atau jangka panjang.
"Awal-awal sih enak, cuma kan karena dia aktif terus, gak tidur, gak istirahat, kesehatannya terganggu. Konsentrasinya terganggu, nafsu makan juga berkurang," kata Ratna, dilansir Antara, Jumat (9/7/2021).
Untuk jangka waktu panjang, maka mengonsumsi sabu akan merusak organ dalam tubuh.
"Bayangkan dia nggak tidur dan nggak nafsu makan dalam waktu yang lama, tekanan darahnya meningkat, jantungnya juga bermasalah, kerja otot-ototnya bermasalah, bahkan otak juga."
Rehabilitasi juga tidak bisa menjamin seseorang sembuh total dari kecanduan narkoba. Kebiasaan ini hanya bisa ditekan dan bergantung pada niat orangnya.
"Kan susah biasanya dia mengonsumsi stimulan terus dibiasakan untuk tidak pakai lagi. Jadi hanya bisa dikendalikan. Kalau besok dia capek lagi tapi masih harus aktif beraktivitas lagi, bisa jadi dia tergoda untuk pakai lagi," ujar Ratna.
Sementara itu, netizen juga tengah heboh membahas fisik Nia Ramadhani yang tampak kurus dan mata sayu di videonya. Apakah ini memang ciri-ciri orang memakai narkoba?
Ratna memebenarkan wajah pucat dan mata lesu memang termasuk ciri-ciri pengonsumsi sabu. Ciri lainnya adalah badan kurus, cenderung hiperaktif dan tidak jelas saat berbicara.
"Ngomongnya ngelantur, enggak jelas. Mungkin awal-awal masih bisa nyambung beberapa detik, tapi enggak lama dia ngelantur," kata dr Ratna.
Orang yang mengonsumsi sabu juga akan mengalami gangguan psikologis seperti lebih sensitif, mudah tersinggung, dan mudah marah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: