Dewi Perssik geregetan karena masih diserang oleh haters. (Instagram/@dewiperssik9)17
Dewi Perssik mengungkap kekesalannya terhadap para haters, yang masih menyerang dirinya. Padahal, salah seorang haters yang dilaporkannya sempat meminta maaf hingga bersujud pada dia dan ibunya.
Dalam unggahan di akun Instagramnya, Dewi Perssik menyebut para haters yang disebutnya sebagai 'laler', masih mengganggunya dengan ujaran kebencian.
"Tolongggg laler jangan nemplok mulu uda expired… giliran dibahas, dibales sama gue, playing victim para laler, gak belajar dari kasus yang di polisi ckckckc," kata Dewi Perssik dalam unggahannya, dikutip Jumat (9/12/2022).
Baca Juga: Dewi Perssik Emosi Dikatain Haters Jual Diri: Kalau Gak Ngerti Main Sosmed, Mending Masak!
Menurutnya, hal itu menunjukkan para haters yang diduga merupakan fans Lesti Kejora dan Rizky Billar, tidak belajar dari kasus haters sebelumnya, yang dia laporkan ke polisi. Dewi Perssik pun mengingatkan bahwa meski memakai akun bodong, para haters yang mengunggah ujaran kebencian masih dapat dideteksi identitas dan keberadaannya.
"Walau pake akun bodong, tetep lu ke deteksi lu laler… Gak usah mancing deh… Laler yang kemaren aja sujud-sujud lohhh minta maaf," ujarnya.
Dewi Perssik yang menduga haters yang menyerangnya merupakan fans Lesti Kejora dan Rizky Billar, juga mengingatkan kembali ucapannya tidak menyerang pasangan suami istri yang sempat heboh karena kasus KDRT tersebut.
Baca Juga: Ibu Dewi Perssik Masih Sakit Hati meski Haters Nangis-nangis Minta Maaf Sampe Bersujud
"Yang hamil duluan, yang KDRT itu banyak, bukan 1 wanita. Jadi ga usah baper dan kegeeran. Marah-marah muilu sama gue, tersinggung gak kepuguhan," katanya lagi.
Sebelumnya, seorang haters Dewi Perssik bernama Winarsih, dilaporkan sang biduan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Winarsih yang berulang kali menyampaikan permintaan maaf, bahkan bersujud pada ibu Dewi Perssik, Sri Muna, agar mengampuni dirinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: