INDOZONE.ID - Komika Marshel Widianto belum lama ini membuat pengakuan pernah didepak oleh sutradara dan produser Ernest Prakasa dari sebuah proyek film.
Dalam podcast bersama Raditya Dika, Marshel mengaku menyesal telah kehilangan kesempatan emas untuk terlibat dalam film box office Agak Laen.
Marshel menjelaskan, semua ini dikarenakan sifat buruknya yang susah menolak tawaran pekerjaan, terutama jika permintaan itu datang dari sesama rekan komika.
"Saya itu adalah orang yang people pleaser, mengiyakan semua orang," kata Marshel.
Marshel mengakui dia hanya ingin menyenangkan semua orang, tapi ternyata hal itu jadi boomerang bagi kariernya.
Sehingga tak jarang jika jadwal syutingnya berantakan dan bentrok satu sama lain.
Salah satu momen paling diingat Marshel adalah saat didepak Ernest Praksa dari film Agak Laen. Padahal, Marshel sendiri yang meminta ke Ernest agar diberikan peran dalam film tersebut.
Tapi nyatanya, ketidakdisplinan Marshel malah membuat Ernest kecewa.
Di hari syuting adegannya, Marshel malah masih di Yogyakarta. Ia lantas mencari penerbangan paling pagi untuk mengejar syuting di Jakarta. Tapi sayang pesawat malah delay.
"Pesawat itu delay, Bang. Akhirnya saya enggak bisa main di film yang 9 juta penonton," kata Marshel.
Ia pun mengirim pesan ke Ernest karena terlambat datang ke lokasi syuting. Namun, Ernest yang sempat kecewa memintanya tak perlu datang.
"Kata koh Ernest, gpp Sel, udah balik kanan aja, pulang aja," ucap Marshel menirukan gaya bicara Ernest.
Mendengar jawaban itu, Marshel mengaku sangat sedih. Jawaban itu membuat Marshel sadar betapa pentingnya profesionalitas.
Alhasil, peran Marshel di Agak Laen akhirnya digantikan oleh komika Rais Marasabessy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube/Raditya Dika