Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 16:41 WIB

Pola Perselingkuhan Pejabat dan Seleb: Dramanya Lebih Rapi, Bukan Lebih Setia

Author

Foto lama kebersamaan Ridwan Kamil, Atalia, dan Aura Kasih yang kembali mencuat (Instagram/aurakasih)

INDOZONE.ID -  Sudah beberapa kali publik mendapat suguhan sosok-sosok yang terlihat setia, namun memiliki drama dan rahasia yang disimpan secara rapi. Sampai akhirnya mereka ketahuan dan dikupas oleh publik itu sendiri.

Isu dugaan perselingkuhan yang melibatkan pejabat publik dan figur seleb terkenal kerap mencuri perhatian masyarakat. Namun menurut pakar investigasi perselingkuhan Detektif Jubun, atau yang dikenal sebagai detektif swasta asal Indonesia menganggap kasus semacam ini sejatinya bukan fenomena baru dan tidak bisa digeneralisasi.

Saat diwawancara oleh Indozone, Jubun menegaskan bahwa perselingkuhan bisa terjadi di berbagai lapisan masyarakat, termasuk lintas profesi. Meski demikian, ia menyebut jumlah kasus yang melibatkan pejabat atau figur publik tidak lebih dominan dibandingkan masyarakat umum.

“Ada memang beberapa kasus yang melibatkan pejabat strategis atau publik figur, tapi bukan mayoritas. Yang membedakan hanya tingkat kerahasiaan dan sensitivitasnya. Dramanya lebih rapi, bukan lebih setia,” ujarnya.

Baca juga: Teliti Bukti Perselingkuhan Inara Rusli, Polda Metro Serahkan Bukti Wardatina Mawa ke Labfor

Menurut Jubun, pejabat yang memiliki pengawal dan berada dalam sorotan media justru cenderung menerapkan modus perselingkuhan yang lebih kompleks. Mulai dari menggunakan pihak ketiga sebagai perantara, memilih lokasi yang tidak mencolok, hingga memakai identitas non-pribadi dalam berbagai transaksi.

“Mereka berlapis dalam menyamarkan pertemuan. Tapi ironisnya, semakin ketat pengamanan, jejak administratifnya justru semakin panjang. Tiket, hotel, hingga logistik tetap meninggalkan data,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengawal bertugas menjaga keselamatan fisik, bukan membangun alibi. Dengan metode investigasi profesional, jejak tersebut tetap bisa ditelusuri.

Terkait kabar foto-foto liburan ke luar negeri yang kerap dikaitkan dengan isu perselingkuhan, Jubun menyebut bepergian ke luar negeri memang sering dianggap sebagai pilihan aman. Namun, anggapan itu tidak selalu benar.

Baca juga: Padahal Sudah Lamaran, DJ Bravy Umumkan Putus dengan Erika Carlina Karena Isu Perselingkuhan

“Jejak digital lintas negara justru lebih kompleks. Ada data imigrasi, transaksi internasional, hingga unggahan pihak ketiga,” katanya.

Meski begitu, Jubun mengingatkan bahwa tidak semua perjalanan luar negeri berarti perselingkuhan, dan tidak semua pelaku perselingkuhan berani bepergian jauh. Ia menilai teknologi saat ini membuat kebenaran lebih mudah terungkap.

“Kamera ponsel hari ini sering kali lebih jujur daripada klarifikasi esok hari,” tuturnya.

Lebih lanjut, Jubun mengungkapkan bahwa menjelang libur Natal dan Tahun Baru, kasus perselingkuhan cenderung mengalami peningkatan. Periode liburan menciptakan lebih banyak peluang karena alasan bepergian, waktu luang, dan kondisi emosional yang lebih longgar.

“Dalam dunia investigasi, ini disebut high opportunity season,” ungkapnya.

Namun di sisi lain, momen liburan juga sering menjadi waktu terbongkarnya banyak kasus, bukan karena kesengajaan, melainkan karena kelengahan.

“Bukan karena ingin ketahuan, tapi karena terlalu santai,” pungkas Detektif Jubun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU