INDOZONE.ID - Model sekaligus aktris Manohara Odelia, mendadak jadi sorotan publik setelah menyampaikan klarifikasi terbuka di Instagram.
Dalam sebuah pengakuan, Manohara menceritakan tentang trauma atas ingatan masa lalu yang terus membekas dalam kesehariannya.
Ia menyadari adanya ketidakharmonisan antara apa yang ia rasakan saat ini, dengan memori yang menurutnya sudah tidak relevan lagi untuk diungkit.
Atas dasar itulah, Manohara memohon agar cerita lama tidak lagi diseret ke dalam situasinya yang sekarang.
Baca juga: Manohara Go Public dengan YouTuber Denmark, Ini Sosok Kristian Hansen
Dia berharap agar publik mau menghargai batas tersebut dan membiarkannya melangkah maju tanpa bayang-bayang masa silam
"Selama bertahun-tahun, saya berulang kali disebut dalam artikel dan judul berita sebagai, 'Mantan istri...'. Saya menulis surat ini untuk dengan hormat mengklarifikasi bahwa deskripsi itu tidak akurat dan menyesatkan," ungkap Manohara, dikutip Rabu (7/1/2026).
Maksud Di balik Pernyataan Tersebut
Manohara menegaskan bahwa apa yang dialaminya di masa remaja sama sekali tidak bisa dikategorikan sebagai hubungan asmara, tidak didasari oleh konsensus kedua belah pihak, dan secara hukum bukanlah sebuah pernikahan yang sah.
"Tidak pernah ada hubungan yang saya inginkan, setujui, atau jalani secara sukarela," ujarnya.
"Pada saat itu, saya masih di bawah umur dan berada dalam situasi paksaan dan kurangnya kebebasan. Artinya, saya tidak memiliki pilihan nyata atau kemampuan untuk memberikan persetujuan," tambahnya.
Lebih lanjut, Manohara menjelaskan bahwa label 'mantan istri' secara tidak langsung mengasumsikan adanya ikatan pernikahan yang sah, dilakukan secara sukarela, serta melibatkan dua individu yang dewasa.
Namun baginya, penggunaan istilah tersebut sama sekali tidak akurat dan memberikan kesan yang keliru.
"Ini membingkai ulang situasi paksaan sebagai hubungan yang sah dan mendistorsi realitas dari apa yang terjadi," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Manohara turut menyampaikan imbauan kepada berbagai pihak, termasuk media, agar tidak lagi menyematkan label 'mantan istri' di belakang namanya. Ia berharap identitas tersebut tidak lagi digunakan dalam pemberitaan maupun publikasi lainnya.
Baca juga: Manohara dan Sherina Kecam Acara TV karena Dinilai Eksploitasi Satwa Liar: Kejam, Tak Etis
"Saya meminta kepada media Indonesia, editor, penulis, maupun platform digital (termasuk Google dan Wikipedia), untuk berhenti menggunakan label ini ketika merujuk kepada saya," tegasnya.
"Terus menerbitkan artikel dengan penggambaran yang salah ini bukan hanya tidak akurat, tapi juga merupakan jurnalisme yang tidak etis. Permintaan ini bukan tentang mengungkit masa lalu, ini tentang keakuratan, etika, dan penggunaan bahasa serta konteks yang bertanggung jawab. Penggunaan bahasa yang hati-hati itu penting, karena kata-kata memiliki konsekuensi," tambah Manohara.
Dia melanjutkan, "Para penyintas berhak agar kisah mereka diceritakan dengan jujur dan bermartabat."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @manodelia