Selasa, 05 MEI 2026 • 13:37 WIB

Influencer Jerhemy Owen Jajal Dunia Balap Profesional di Mandalika Festival of Speed 2026

Author

Jerhemy Owen coba dunia balap (Handout)

INDOZONE.ID — Di tengah kesibukannya sebagai kreator konten yang sering mengangkat isu sosial dan lingkungan, Jerhemy Owen menunjukkan sisi lain yang tak kalah menantang: dunia olahraga, khususnya motorsport. Jika sebelumnya dikenal lewat aktivitas seperti basket atau padel, kali ini Owen mencoba pengalaman baru dengan turun langsung ke ajang balap resmi.

Pada 1–3 Mei 2026, Owen berpartisipasi dalam Mandalika Festival of Speed 2026 (MFOS). Dalam ajang tersebut, ia tidak sendiri. Ia didampingi oleh pasangannya, Erika Richardo, yang juga memiliki minat di dunia balap

Keduanya tergabung dalam tim Sekuya Evos Racing dan berlaga di kategori Radical Time Attack—sebuah format balapan yang menitikberatkan pada catatan waktu tercepat dalam satu putaran lintasan, bukan balapan head-to-head.

Keputusan Owen untuk terjun ke dunia balap bukanlah sesuatu yang instan. Ketertarikannya berawal dari pengalaman mencoba go-kart, yang kemudian berkembang menjadi hobi serius. 

Baca juga: Influencer Timothy Ronald Dilaporkan Kasus Tipu-Tipu Kripto, Member Ngaku Merugi Rp 3 M!

Ia mengaku awalnya diajak oleh Erika untuk mencoba go-kart dalam level yang lebih kompetitif, hingga akhirnya ia menjalani latihan secara konsisten dan meningkat ke tahap yang lebih profesional.

Seiring proses tersebut, Owen menyadari bahwa balap profesional memiliki tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding sekadar bermain go-kart. Perbedaan terlihat dari aspek kendaraan, lintasan, hingga tekanan mental yang lebih tinggi. 

Untuk mengimbanginya, ia menjalani berbagai persiapan, mulai dari latihan fisik hingga mempelajari teknik dasar balap seperti racing line, pengendalian kendaraan, dan pengambilan keputusan dalam kecepatan tinggi.

Owen juga menekankan bahwa motorsport adalah olahraga ekstrem yang menuntut kesiapan matang, kehati-hatian, dan profesionalisme. Dalam ajang ini, ia berbagi lintasan dengan sejumlah pembalap berpengalaman seperti Senna Iriawan, Hana Burton, Fandy Adianto, Amara Angelica, Farraz, dan Kezia. 
Meski berada di antara para racer yang lebih berpengalaman, ia melihatnya sebagai kesempatan belajar, bukan tekanan.

Bagi Owen, keterlibatannya di MFOS merupakan bagian dari dorongan untuk terus mengeksplorasi hal baru di luar zona nyaman. Ia mengaku memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan keberanian untuk mencoba, terutama dalam bidang olahraga. 

Baca juga: Influencer Sasfhir Resmi Menikah, Intip 4 Konsep Wedding Simple dan Intimate-nya ala Generasi Z

Fokus utamanya bukan semata pada hasil, melainkan pada proses dan perkembangan diri. Hal ini terbukti dari pencapaian pribadinya di lintasan, dengan catatan waktu terbaik 1 menit 56 detik.

Lebih jauh, pengalaman ini juga menjadi refleksi dari perannya sebagai kreator konten. Owen menilai profesinya memberinya peluang untuk menjajal hal-hal yang sebelumnya sulit dijangkau. Melalui langkah ini, ia menunjukkan bahwa menjadi kreator konten tidak hanya tentang mengikuti tren, tetapi juga tentang keberanian untuk berkembang dan mencoba hal baru.

Meski dunia balap sebelumnya tidak pernah ia bayangkan akan digeluti, Owen tidak menutup kemungkinan untuk mendalaminya di masa depan. Ia mengakui rasa penasarannya terus tumbuh, namun tetap menyadari bahwa motorsport membutuhkan dedikasi dan latihan yang serius. 

Karena itu, ia memandang pengalaman ini sebagai bagian dari perjalanan eksplorasi diri, bukan sekadar ambisi kompetitif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU