Jumat, 16 JULI 2021 • 14:45 WIB

Imam Darto Tak Habis Pikir saat Diminta Netizen Berhenti Bagikan Berita Tentang COVID-19

Author

Imam Darto. (Instagram/@imamdarto)

Imam Darto tidak habis pikir ada netizen yang memintanya untuk berhenti memberitakan tentang COVID-19. Netizen tersebut bahkan menyebut Imam sebagai artis yang tidak bagus.

Imam diminta untuk berhenti membagikan hal buruk tentang COVID-19. Netizen itu kemudian mencontohkan beberapa artis lain yang selalu membagikan kabar baik mengenai COVID-19.

"Ngepostnya yang baik-baik aja mas kalo mau tentang copit, kaya kemaren kang deni cagur sama vicky nitinegoro tentang kesembuhan terbanyak pasien copit," kata netizen tersebut kepada Imam melalui direct message Instagram.

Imam pun mencoba memebrikan penjelasan mengenai situasi Indonesia terkini. Banyak masyarakat yang sedang berjuang mencari rumah sakit agar mendapat perawatan, mencari tabung dan mencari donor plasma.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Imam Darto (@imamdarto)

Imam kemudian menjelaskan tujuannya memposting tentang kasus COVID-19 agar masyarakat lebih berhati-hati dan menjaga orang yang dicintainya.

"Saya posting tujuannya apa? Ya biar yang belum ngerasain kehilangan orang tercintanya jadi waspada dan tau kita lagi engga baik-baik saja. Jadi mereka ga harus kehilangan orang tercintanya," kata Imam.

Namun, melihat respon netizen tersebut yang masih membantah, Imam pun akhirnya memutuskan untuk tidak menanggapi lagi dan mendoakan agar keluarga netizen tersebut sehat.

"Kamu tidak nyaman? Mohon maap, kondisi yang lagi berhadapan langsung dengan covid lebih jauh tidak nyaman. Nakes taruhan nyawa tiap hari. Saudara2 kita tiap jam berlomba dengan waktu mencoba menyelamatkan nyawa orang tercintanya. Dan ternyata argumennya begitu doang lagi. Duh elah," sambung Imam.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU