Angga Wijaya mengakui sengaja memalsukan tanda tangan di kontrak kerja tanpa sepengetahuan Dewi Perssik.
Dia berdalih, hal itu dilakukannya agar pembicaraan soal pekerjaan berjalan lebih cepat. Apalagi saat itu, kata Angga, kliennya hendak pergi ke luar kota, sehingga tidak memiliki banyak waktu.
Angga mengaku saat itu komunikasinya dengan Depe, sapaan akrab Dewi Perssik, sudah tidak bagus. Bahkan, nomornya juga sudah diblokir oleh Depe.
Baca juga: Dewi Perssik Nangis Tak Dinafkahi Angga Wijaya: Aku Kerja Pagi, Siang, Malam untuk Suami
"Memang kemarin itu masih ada pekerjaan yang nyangkut di aku dua. Pekerjaan yang pertama, aku sengaja tanda tanganin yang pertama untuk mempercepat, karena komunikasi aku udah enggak bagus sama Neng (Dewi), nomor aku udah di blok, udah lama," kata Angga kepada awak media.
"Diperuntukkan hanya untuk mempercepat prosesnya aja, karena aku bertemu dengan klien itu tidak lama dan dia harus kembali ke luar kota pada saat itu, tidak ada niat lain," sambungnya.
Dia minta maaf jika yang dia lakukan dengan memalsukan tanda tangan membuat Depe rugi. Angga pun mengaku siap untuk menyelesaikan permasalahan pemalsuan tanda tangan itu baik-baik.
"Aku terus terang tidak ada niat untuk merugikan, tapi kalau Neng merasa dirugikan aku mohon maaf yang sebesar-besarnya dari dalam hatiku. Dan kalau memang harus ada yang diselesaikan, pasti aku selesaikan, dibicarakan aja baik-baik," terangnya.
Kala itu, ujar Angga, kontrak kerja datang saat ia sedang proses mengajukan gugatan cerai kepada Depe.
Namun, dia tidak memutuskan soal kontrak kerja itu seorang diri. Ketika ada yang ingin mengundang Depe sebagai bintang tamu, Angga akan berkoordinasi dengan tim.
"Pekerjaan itu memang masih dalam proses aku untuk mengajukan gugatan, komunikasi aku sudah terputus sama dia. Sama tim kan aku masih komunikasi, jadi semua pekerjaan aku lempar ke tim, nyanyi di sini sekian mau enggak? Mau. Baru aku jual, baru aku ajukan ke klien," tandasnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: