Selasa, 06 DESEMBER 2022 • 21:00 WIB

Curhat Nikita Willy Ngurus Baby Izz, Paling Takut Gara-gara Popok

Author

Nikita Willy dan Baby Izz. (Instagram/@nikitawillyofficial94)

Gaya parenting Nikita Willy terhadap Baby Issa Xander Djokosoetono kerap kali jadi sorotan publik. Termasuk dalam hal menjaga kesehatan si kecil utamanya memilih popok.

Nikita Willy curhat, memilih popok buatnya enggak boleh sembarangan. Lantaran kulit bayi sangat sensitif dan kalau salah bisa-bisa Baby Iss kena ruam popok.

Ia tidak mau hal itu terjadi pada anak semata wayangnya. Maka ia betul-betul mempertimbangkan, alih-alih lansgung tanya ke dokter.

Baca Juga: Cara Nikita Willy Bangunkan Baby Izz Jadi Sorotan, Netizen: Beda Banget Ama Mak Gue

“Sejak bayi saya lahir sudah menggunakan popok yang efektif mengurangi ruam popok, yaitu bekal teknologi SAP, popok anti gumpal dan anti bocor," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Tips lain saat memilih popok atau diapers, menurut Nikita Willy, haruslah super lembut. Soal ukuran juga harus pas, jangan kebesaran atau malah kesempitan. 

"Lalu popoknya menggunakan bubble belt sehingga meminimalisir kemerahan pada kulit bayi," tambah dia.

Dijelaskan sebelumnya oleh Branding Director MAKUKU Lucky Zheng, ruam popok merupakan salah satu dari penyakit kulit yang paling umum dialami oleh bayi. Setidaknya sekali selama penggunaan popok, apalagi kalau kesempitan dan bikin bayi enggak nyaman. 

Baca Juga: Nikita Willy Selfie Pamer Perut Langsing After Lahiran, Netizen: Bodynya Buat Aku Insecure

"Kalau kesempitan pinggang bayi bisa menimbulkan bekas kemerahan dan sulit menjaga kulit sensitif bayi," tuturnya. 

Lebih lanjut, sebut Lucky, ruam popok muncul disebabkan 25% dari total luas permukaan kulit bayi yang memakai popok. Termasuk pada bagian pinggang bayi. 

Soal pemilihannya, Lucky menyarankan untuk memilih bahan premium, sekaligus ada garansi agar Moms enggak merasa rugi dan bayi pun nyaman. 

Artikel Menarik Lainnya: 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU