Kamis, 16 MARET 2023 • 17:51 WIB

Cahya Kamila Bersyukur Bisa Bimbing Nani Wijaya di Detik-detik Sakaratul Maut

Author

Aktris senior Nani Wijaya dan anaknya Cahya Kamila. (Instagram/cahyakamila88)

Salah satu anak Nani Wijaya, Cahya Kamila, tampak begitu sedih usai jenazah mendiang ibunya sudah dimakamkan di TPU sekitar Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/3/2023).

Usai proses pemakaman berlangsung, Cahya mengaku sudah ikhlas dan lega melepas kepergian ibunda tercinta untuk selama-lamanya. Apalagi, ia bisa menemani ibunya di detik-detik terakhir sakartul maut.

“Alhamdulillahnya saya yang membimbing ibu, karena kebetulan saya dua hari itu gak ada syuting. Maksudnya, biasanya ada syuting tiba-tiba gak ada schedule,” ucap Cahya, dikutip Indozone, dari video di YouTube/Intens Investigasi, Kamis (16/3/2023).

Cahya Kamila bilang, selama ini punya keinginan untuk bisa membimbing ibunya melantunkan nama Allah, saat sakaratul maut. Apalagi saat ia tersadar, Nani Wijaya sudah  berusia 79 tahun dan kerap sakit-sakitan.

Keluarga ikut mengantarkan jenazah Nani Wijaya ke tempat peristirahatan terakhirnya, di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. (Tangkapan layar YouTube/Intens Investigasi)

Baca Juga: Baim Wong Kenang Sosok Nani Wijaya: Meski Artis Senior Tetap On Time dan Sopan

“Emang selama ini saya gini, 'Wah gimana ya, saya pengen banget, kalo terjadi apa, saya pengen banget membimbing ibu'. Terus pas saya setengah 3 ke rumah sakit, dokter bilang dia sudah menurun, tambah menurun semua,” katanya.

Berdoa Agar Diizinkan Bimbing Ibunya

Cahya Kamila usai menghadiri proses pemakaman Nani Wijaya di kawasan Sentul, Bogor. (Tangkapan layar YouTube/Intens Investigasi)

Cahya sempat terpikirkan untuk keluar ruang perawatan ibunya, lantaran ingin rehat sejenak. Namun, ia khawatir saat pergi keluar justru ibunya sudah mengembuskan napas terakhir.

“Aku berdoa dalam hati, 'Ya Allah, izinkan hamba membimbing ibu hamba di sakaratul mautnya, kalau memang saat ini adalah ibu hamba yang harus dipanggil oleh-Mu. Izinkan hamba untuk membimbingnya’,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Ketika terus membimbing Nani Wijaya di detik-detik sakaratul mautnya, Cahya Kamila melihat kondisi ibunya terus menurun. Ia mengaku sedih, tapi juga lega.

“Akhirnya tiba-tiba, aku kayak membimbing terus sampai akhirnya saturasinya nol. Aku diizinin sama Allah, aku minta untuk membimbing ibu,” imbuhnya sembari menahan tangisnya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU