Lukisan Sunflowers (sumber: The National Gallery)
INDOZONE.ID - Jika ditanya siapa pelukis paling legendaris dalam sejarah seni, kemungkinan besar kita akan menjawab, “Vincent van Gogh,” bukan? Vincent van Gogh diakui sebagai salah satu pelukis yang memiliki banyak karya ikonik. Salah satunya adalah lukisan Sunflowers.
Namun, apa yang membuat bunga matahari begitu mempesona bagi dirinya dan juga banyak seniman lainnya sepanjang masa?
Menelisik karya Van Gogh mengenai bunga matahari yang berciri khas warna kuning cerah, Van Gogh pernah menulis bahwa, “bunga matahari adalah milikku,” yang menegaskan bahwa bunga matahari menjadi simbol erat terkait dengan dirinya.
Bunga matahari lebih dari sekadar objek atau sumber inspirasinya, melainkan memiliki makna mendalam bagi Van Gogh yang tentunya penuh dengan misteri.
Baca juga: Sinchan dan Van Gogh Bersatu! Pameran Unik yang Bikin Nostalgia Para Penggemar
Van Gogh melukis kurang lebih 11 karya bertema bunga matahari ketika tinggal di Paris dan Arles, dengan kurun waktu antara tahun 1887 hingga 1889. Nyatanya, lukisan ini bukan hanya sebatas eksperimennya dengan warna kuning, melainkan wujud harapannya akan persahabatan yang dimilikinya dengan seniman Paul Gauguin, yang sayangnya berlangsung singkat.
Semasa hidupnya, Van Gogh kurang mendapat pengakuan dan meninggal pada tahun 1890 ketika dirinya masih berusia 37 tahun. Karya bunga mataharinya kemudian menjadi simbol seni yang berpengaruh di kalangan avant-garde Eropa pada awal abad ke-20.
Pada masa itu, kritikus dan seniman melihat lukisannya sebagai lambang vitalitas dan semangat yang luar biasa.
Simbolisme dari bunga matahari sendiri nyatanya kaya dengan sejarah. Bunga matahari melambangkan kesetiaan dan cinta yang berasal dari Amerika, dan baru dikenal di Eropa setelah abad ke-16.
Dalam seni Eropa, bunga matahari menjadi simbol cinta, kesetiaan, bahkan religiusitas, seperti yang muncul dalam karya pelukis abad ke-17.
Karya kontemporer seniman seperti Anselm Kiefer melanjutkan makna tersebut, menghadirkan bunga matahari sebagai simbol siklus hidup, kematian, dan regenerasi. Ia melihat bunga ini sebagai lambang kondisi eksistensi manusia yang sementara, tetapi penuh makna.
Bagi Van Gogh, bunga matahari mungkin melambangkan kerinduan akan kasih sayang, persahabatan, dan spiritualitas dalam kehidupannya yang penuh perjuangan.
Baca juga: Asyik Foto, Turis Asal Italia Rusak Kursi Kristal 'Van Gogh' Seharga Rp800 Juta
Melalui pameran Van Gogh, kita diajak untuk merenungkan bagaimana bunga matahari tetap menjadi simbol kesetiaan dan kehangatan yang menghubungkan manusia dengan alam dan dunia yang lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC