Minggu, 17 MEI 2026 • 16:20 WIB

Teater Musikal Mar Suguhkan Kisah Cinta dan Perjuangan di Tengah Tragedi Bandung Lautan Api

Author

Teater musikal Mar yang mengangkat sejarah Bandung Lautan Api. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Persembahan teater musikal berjudul ‘Mar’ kembali digelar pada Jumat hingga Minggu (15-17/5/2026) di Ciputra Artpreneur Jakarta. Pertunjukkan itu disaksikan langsung oleh puluhan veteran perang dari Legiun Veteran Republik Indonesia.

Deretan aktor dan aktris dalam drama musikal Mar tampil memukau pada malam pertunjukan spesial tersebut. 

Para veteran perang yang hadir terlihat menikmati setiap jalannya pementasan sambil menyimak penampilan Gabriel Harvianto dan Galabby sebagai tokoh Mar dan Aryati, bersama para pemeran lainnya yang turut membawakan karakter dengan penuh penghayatan.

Baca juga: Pameran Seni Instalasi Macabre Digelar Bentuk Perluasan Semesta 'Ghost in the Cell'

"Ini adalah primer dari musikal Mar kami kebetulan mengundang para veteran dari TNI untuk datang hadir. Kenapa kami mengundang mereka, karena Mar ini kan berkisah tentang perjuangan bangsa ini di tahun 1946-1949, dan kami kepengin sekali para veteran ini bisa melihat bagaimana sih cara anak muda mengapresiasi apa yang mereka lakukan pada waktu itu,” ujar Produser Eksekutif, Maera Panigoro saat ditemui usai pertujukan Mar, Kamis (14/5/2026) malam.

Mar mengisahkan tentang cinta, pengorbanan, dan ketahanan yang terjalin dalam salah satu momen sejarah kelam di Indonesia, yakni tragedi Bandung Lautan Api.  

Kisah itu terhimpun lewat perjalanan hidup Mar dan Aryati, menambah kemagisan pertunjukan, deretan musik karya Ismail Marzuki hadir sebagai latar belakang musik.

Selama kurang lebih tiga jam, pertunjukan Mar berhasil mengubah panggung Ciputra Artpreneur seolah menjadi Kota Bandung pada tahun 1946. 

Permainan tata cahaya yang dramatis, visualisasi peristiwa Bandung Lautan Api, hingga detail dekorasi yang autentik menghadirkan atmosfer penuh gejolak, namun tetap dibalut nuansa romantis lewat kisah cinta Mar dan Aryati.

Selain memuat tata panggung yang memukau, pertunjukan semakin lengkap dengan perpaduan koreografi indah yang dirancang oleh Hamada Abdool dan balutan musik Ismail Marzuki yang diinterpretasikan ulang dengan pengaruh jazz yang riang dinamis, mengingatkan pada era Glen Miller. 

Tak hanya itu, deretan aktor pendukung lain seperti Tanta Ginting, Teza Sumendra, hingga Sita Nursanti turut memeriahkan pertunjukan Mar.

Cara Kreatif Mengenalkan Sejarah kepada Generasi Muda

Teater musikal Mar. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

Tak sekadar menjadi bentuk penghormatan bagi para veteran, Maera berharap pertunjukan Mar juga dapat berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal perjuangan para pahlawan setelah masa kemerdekaan. 

Melalui pementasan ini, nilai-nilai sejarah diharapkan tetap hidup dan terus dikenang lintas generasi.

“Ini juga jadi upaya kami untuk lebih memperkenalkan cerita bandung lautan api ke anak-anak muda. Bahwa saya gak tau ya pelajaran sejarah sekarang di sekolah seperti apa, tapi waktu saya sekolah itu ada mata pelajaran sejarah perjuangan bangsa dan kita tau tuh semua perang-perang yang terjadi di Indonesia dari tahun 1945, nah saya gak tau kalau sekarang masih ada gak,” jelas Maera.

Baca juga: Wamenekraf Ajak Seniman Perkuat Identitas Budaya dalam Berkarya

Melalui pertunjukan Mar, Artswara ingin menghadirkan kembali pengingat bahwa pada tahun 1946 pernah terjadi pertempuran besar di wilayah Bandung Selatan yang menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa.

"Mudah-mudahan dengan menonton musikal Mar ini, makin banyak anak-anak muda yang tahu bahwa pernah ada peristiwa bandung lautan api,” pungkasnya.

Adapun pergelaran teater musikal Mar akan berlangsung untuk umum pada 15-17 Mei 2026 di Teater Ciputra Artpreneur, Kuningan Jakarta. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU