Perbedaan Squid Game 1, 2, dan 3 serta alasan kenapa season pertama lebih berkesan (My Drama List)
INDOZONE.ID - Siapa sih yang nggak kenal Squid Game? Season pertama serial original Netflix ini sukses besar, viral di mana-mana, dan bikin semua orang terpukau.
Sayangnya, pas season 2 dan 3 keluar, banyak penggemar yang mulai merasa ada yang beda. Ceritanya cukup seru, tapi tetap nggak terlalu berkesan seperti musim pertama.
Buat yang merasa season 1 paling nempel di hati, kamu nggak sendirian! Di artikel ini, kita bakal bahas 6 alasan kenapa Squid Game 1 masih jadi yang terbaik dibanding dua season setelahnya. Yuk, simak sampai habis!
Waktu Squid Game pertama kali rilis di tahun 2021, konsepnya unik banget dan langsung viral. Bayangin aja, orang-orang biasa yang terlilit utang harus ikut permainan mematikan demi uang.
Serial populer Netflix ini dikenal punya kritik soal kapitalisme yang tajam banget. Ceritanya benar-benar bikin penonton penasaran dari awal sampai akhir.
Nah, Squid Game kembali dengan season 2 dan 3. Sang sutradara memang mencoba membawa konsep yang sama dengan tambahan permainan baru.
Namun, tetap aja, efek mengejutkan yang kayak di season 1 susah banget diulang. Penonton udah tahu arahnya ke mana, jadi nggak terlalu berkesan seperti dulu.
Baca juga: Daftar Cameo Tak Terduga di Squid Game Season 3
Squid Game. (Instagram/netflixkr)
Di season pertama, kita dikasih lihat dulu kehidupan para peserta sebelum masuk ke permainan. Gimana mereka susahnya hidup, penuh utang, sampai nggak ada jalan keluar.
Latar belakang cerita ini bikin kita paham kenapa mereka mau ikut permainan gila itu. Nah, di season 2, ceritanya langsung tancap gas.
Baru satu setengah episode, Gi Hun udah balik lagi ke permainan buat mencari si Front Man. Jadi, kurang bikin penonton merasa terhubung. Game-nya juga jadi kayak sekadar aksi, nggak sebrutal waktu season 1.
Baca juga: 3 Permainan Maut di Squid Game 3: Mana yang Paling Bikin Merinding?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gamerant.com