Ilustrasi Pepero Day Korsel (sumber: koreatimes)
INDOZONE.ID - Buat kamu penggemar K-Drama atau budaya Korea, pasti udah nggak asing lagi sama yang namanya Pepero Day. Tapi buat yang baru dengar, tenang aja, kita bakal kasih kamu bocoran lengkap tentang hari kasih sayang versi Korea Selatan ini yang nggak kalah seru dan manis dari Valentine.
Pepero Day dirayakan setiap tanggal 11 November (11.11). Kenapa tanggal itu? Karena bentuk angkanya mirip banget sama stik Pepero, snack manis berbentuk panjang ramping yang dilapisi cokelat. Jadi jangan heran kalau tanggal ini dianggap simbolis dan spesial buat saling kasih Pepero ke orang terdekat.
Menariknya, perayaan ini nggak cuma buat pasangan aja. Kamu bisa kasih Pepero ke sahabat (chingu), teman kantor, keluarga, bahkan gebetan. Pokoknya siapa aja yang kamu sayang. Wajar aja kalau Pepero Day jadi super populer di kalangan anak muda Korea. Bahkan ada sekolah yang sampai membolehkan muridnya tukeran Pepero hari itu.
Nah, yang bikin makin seru, Pepero Day juga dikelilingi sama beberapa mitos dan fakta unik yang lucu-lucu tapi tetap bikin penasaran. Yuk, cek bareng-bareng!
Baca juga: Fakta Menarik Ghost Train, Film Horor Korea Terbaru Juli 2025 tentang Stasiun Angker
1. Asal-Usul Nama dan Tanggalnya Bukan Asal Pilih
Pepero sendiri adalah nama snack manis berbentuk stik yang dibalut cokelat. Karena bentuknya lurus dan panjang, maka tanggal 11/11 dianggap paling cocok jadi hari spesialnya. Empat angka satu berdiri sejajar? Udah kayak empat batang Pepero!
2. Katanya Bisa Bikin Tinggi dan Kurus
Mitos ini banyak dipercayai sama anak muda Korea. Mereka percaya kalau makan Pepero (yang bentuknya panjang dan kurus) bisa bikin mereka jadi panjang dan kurus juga. Logika yang absurd tapi menggemaskan, ya? Bahkan saking percayanya, beberapa orang sampai punya "ritual khusus" buat makan Pepero biar hasilnya maksimal.
3. Ada Jam Sakral buat Makan Pepero
Nggak cuma tanggalnya, waktu makan Pepero juga katanya berpengaruh. Banyak yang percaya kalau makan Pepero tepat pukul 11:11, baik pagi atau malam, selama 11 detik, maka efek "tinggi dan kurus" akan lebih terasa.
4. Mirip Banget Sama Pocky Day di Jepang
Kalau kamu merasa konsep ini familiar, mungkin karena Jepang juga punya versi mereka sendiri, yaitu Pocky Day! Dirayakan di tanggal yang sama (11 November), cuma snack-nya aja yang beda. Di Jepang, Pocky jadi bintang utama, dan hari itu lahir dari kampanye marketing Glico, produsen Pocky. Jadi Korea dan Jepang punya hari tukar-menukar snack manis masing-masing.
Baca juga: Gelombang Hallyu: Mendominasinya Budaya Korea Selatan di Industri Hiburan Jepang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Koreatimes.co.kr, Id.korean-culture.org