INDOZONE.ID - NewJeans akhirnya resmi kembali ke ADOR dan para penggemar tentu langsung heboh . Akan tetapi, comeback ini justru memicu reaksi berbeda dari sebagian fans LE SSERAFIM dan ILLIT.
Bukan sekadar dingin, banyak yang terang-terangan melontarkan kritik. Mereka juga menuntut klarifikasi atas isu-isu lama yang muncul selama sengketa hukum NewJeans dengan HYBE.
Situasinya pun makin panas di media sosial. Dengan kembalinya NewJeans ke ADOR, satu babak memang sudah selesai, tapi kayaknya babak lain baru saja dimulai.
Terus kenapa sih hal ini bisa terjadi? Kita bahas bareng di sini!
Setelah drama panjang, NewJeans akhirnya mengumumkan kalau mereka bakal kembali beraktivitas penuh di bawah ADOR.
Sayangnya, kabar ini nggak bisa bikin semua orang senang. Fans LE SSERAFIM dan ILLIT justru ramai mengkritik dan minta permintaan maaf atas drama-drama sebelumnya.
Pada Rabu (12/11/25) lalu, ADOR mengumumkan kalau Haerin dan Hyein sudah mulai aktif lagi di label itu. Member lainnya juga menyatakan ingin kembali, yang berarti perseteruan hukum yang udah berjalan sejak November 2024 akhirnya selesai.
Fans NewJeans jelas heboh dan terharu, tapi fans grup lain, terutama LE SSERAFIM dan ILLIT, malah memberi reaksi dingin.
ILLIT (Instagram/illit_official)
Sebelumnya, pada 5 Desember 2024, ADOR menggugat ke Pengadilan Distrik Pusat Seoul buat mengonfirmasi sah atau tidaknya kontrak eksklusif NewJeans. Di sidang itu, pihak NewJeans mengajukan beberapa poin yang bikin heboh.
Salah satu poinnya adalah klaim bahwa ILLIT menjiplak NewJeans. Pada April 2024, Min Hee Jin secara terbuka menuduh Belift Lab (agensi ILLIT di bawah HYBE) meniru konsep NewJeans, mulai dari poster, koreografi, sampai keseluruhan vibes.
Akan tetapi, tuntutan ini ditolak pengadilan karena bukti dinilai kurang kuat dan Min Hee Jin juga nggak mengambil langkah hukum resmi.
Baca juga: Chen, Baekhyun, dan Xiumin Absen dari Comeback EXO, Ternyata Ini Alasannya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kbizoom