Cuplikan Battle of Fates (YouTube/@Disney+ Indonesia)
INDOZONE.ID - Battle Of Fates sebuah serial yang menghadirkan peramal ternama dari Korea Selatan. antara garis kehidupan dan pilihan manusia.
Battle Of Fates merupakan sebuah pertunjukan survival yang bukan cuma soal bertahan, melainkan soal membuktikan siapa yang benar-benar mampu membaca takdir.
Sejak tayang perdana pada 11 Februari di Disney+, Battle of Fates langsung mencuri perhatian. Bukan hanya karena konsepnya yang tidak biasa, tetapi juga karena atmosfernya yang begitu intens.
Baca juga: Deretan Film Korea yang Sedang Tayang di Bioskop Indonesia 2026
Bayangkan sebuah panggung besar dengan bulan purnama raksasa menggantung di tengah set. Di bawah cahaya remangnya, 49 peramal muncul dengan kostum khas mereka, membawa kartu tarot, lonceng, pedang, hingga tatapan tajam yang seolah bisa menembus rahasia terdalam manusia.
Battle Of Fates bukan survival biasa. Ini adalah panggung pembuktian.
Program ini mempertemukan para ahli dari berbagai cabang spiritual seperti, tarot, saju (astrologi Korea), perdukunan, hingga fisiognomi. Mereka bukan nama sembarangan.
Adapun, dukun dengan pengalaman puluhan tahun, peneliti ramalan yang telah menekuni bidangnya selama tiga dekade, hingga profesional kantoran yang di malam hari berubah menjadi analis takdir.
Menariknya, tim produksi tidak sekadar mencari sosok terkenal. Mereka mencari “master sejati.”
Bahkan dalam proses audisi, beberapa rahasia pribadi kru produksi disebut-sebut berhasil terbaca secara langsung oleh para peserta.
Baca juga: 14 Film Terbaru dan Drama Korea yang Memukau di Januari 2026, Wajib Nonton!
Di era ketika praktik ramalan begitu menjamur di Korea Selatan, memilih 49 orang yang dianggap benar-benar mumpuni tentu bukan perkara mudah.
Kriteria mereka bukan hanya akurasi, tetapi juga logika berpikir dan ketahanan mental. Karena di sini, prediksi bukan hanya soal benar atau salah, melainkan tentang tanggung jawab di depan publik.
Pada putaran pertama, para peserta diminta menentukan penyebab kematian seseorang hanya dari foto dan data tanggal lahir serta wafatnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Chosun