Review We Are All Trying Here, drakor slice of life terbaru 2026 (My Drama List)
INDOZONE.ID - Kalau kamu lagi cari drakor yang kena di hati, We Are All Trying Here bisa jadi pilihan pas. Di dua episode awalnya aja, drakor slice of life ini udah realistis banget.
Lewat karakter-karakter yang terasa manusiawi, ceritanya mengajak kita melihat sisi lain dari kehidupan. Bukan drama dengan latar serba mewah, tapi justru di situ kekuatannya.
Nggak heran, kalau banyak penonton langsung merasa relate. Karena ceritanya kayak potongan kehidupan sehari-hari yang mungkin pernah kita alami.
Jadi, sebenarnya sekuat apa We Are All Trying Here di dua episode awalnya? Yuk, kita bahas review lengkapnya!
Cuplikan We Are All Trying Here, drakor slice of life 2026 (My Drama List)
Drakor slice of life ini langsung terasa agak berat dari awal. Ceritanya langsung masuk di suasana tegang, dengan produser yang begadang dan kelihatan stres banget. Dari situ, vibes cemasnya langsung terasa.
Park Gyeong Se, sutradara yang udah punya nama di industri, ternyata tetap nggak pede sama film barunya. Apalagi tiap nama Hwang Dong Man muncul, rasa minder itu makin kelihatan.
Lalu ada adegan makan malam yang harusnya santai, tapi malah jadi awkward gara-gara Dong Man. Ia terlalu dominan sampai suasananya berubah kayak itu acaranya sendiri.
Nggak heran, kalau Gyeong Se makin kepikiran, apalagi setelah dengar gosip kalau filmnya bisa aja gagal.
Baca juga: Sinopsis We’re All Trying Here, Drakor Slice of Life Koo Kyo Hwan dan Go Youn Jung
Alur cerita We Are All Trying Here episode 1 dan 2, drakor slice of life 2026 (My Drama List)
Sementara itu, penonton juga dilihatkan gimana hidup Dong Man. Ia adalah calon sutradara yang belum juga debut, tapi selalu mengkritik karya orang lain.
Hidupnya cukup kacau, mulai dari dikejar hutang, harus menghindar dari pemilik kontrakan, tapi tetap mengejar mimpi jadi sutradara.
Ia juga mengajar calon penulis, yang bayarannya bahkan nggak cukup buat hidup. Akan tetapi, ia percaya kalau penderitaan bisa bikin tulisan lebih bagus. Meski kenyataannya, ia sendiri mulai kewalahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kwavesandbeyond