Kenapa drakor sekarang makin sering adaptasi webtoon daripada naskah asli (My Drama List)
INDOZONE.ID - Kalau kamu sering nonton drakor belakangan ini, pasti sadar banyak banget yang diadaptasi dari webtoon.
Mulai dari genre romance, thriller, sampai fantasi, semua kayak berlomba-lomba ambil cerita dari komik digital populer.
Nggak heran, kalau tren ini makin sering kelihatan di berbagai judul drakor terbaru 2026. Bahkan, beberapa drama yang lagi ramai dibahas juga punya latar belakang dari webtoon.
Akan tetapi, sebenarnya kenapa drakor sekarang makin sering adaptasi webtoon? Apakah cuma karena popularitas, atau ada alasan lain di balik tren ini? Yuk, kita bahas bareng!
Moving, drakor adaptasi webtoon sukses (My Drama List)
Dulu, kita cuma nonton drakor di TV. Sekarang ada platform streaming kayak Netflix, Disney+, VIU, sampai yang lokal Korea. Semuanya rebutan penonton yang makin hari makin cepat bosan.
Karena persaingan ini, rumah produksi dituntut kerja cepat. Mereka pengin bikin drakor yang ramai, unik, dan langsung viral.
Nah, mencari naskah biasa yang siap pakai dan jaminan bakalan ramai itu susah banget. Makanya, mereka butuh jalan pintas yang idenya udah matang, yaitu webtoon.
Baca juga: Pigpen Belum Tayang, Drakor Thriller Jang Ki Yong yang Masih Ditunggu
Di Korea, baca webtoon di HP itu udah kayak bagian dari gaya hidup. Tinggal scroll-scroll sambil rebahan, orang dari yang bocil sampai dewasa punya webtoon favoritnya masing-masing.
Genrenya juga nggak ada obat, dari action, romantis, thriller, horor, semuanya ada. Mau cerita balik ke masa lalu, jadi raja iblis, atau sekadar cerita kehidupan anak kosan, semua bisa dipilih sesuai selera.
Intinya, webtoon ini ibarat gudang ide raksasa yang nggak pernah habis.
Baca juga: Drakor Thriller ‘Dear X’ Punya Ending Jauh dari Versi Webtoon, Fans Gak Nyangka!
Weak Hero Class 1, drakor bullying adaptasi webtoon terbaik (My Drama List)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan