Melissa Barrera dipecat dari waralaba film Scream usai menyuarakan dukungan kepada Palestina.
INDOZONE.ID - Melissa Barrera resmi dikeluarkan dari jajaran pemain Scream 7. Padahal film waralaba ini sedang dalam proses pembuatan sejak Agustus 2023 kemarin.
Pemecatan ini dilakukan setelah aktris asal meksiko tersebut memberikan pernyataan tentang konflik Israel dan Palestina di Gaza.
“Gaza saat ini diperlakukan seperti Kamp konsenrasi. Orang-orang dikumpulkan tanpa tahu harus pergi ke mana, tidak ada listrik, tidak ada air,” ujar Melissa.
Bahkan Melissa menyinggung konflik yang terjadi di Gaza merupakan peristiwa yang terulang kembali.
Baca Juga: Christopher Nolan Bantah Rumor Dirinya Bakal Sutradarai Film James Bond Berikutnya
“Orang-orang tidak belajar dari sejarah kita. Dan seperti dalam sejarah kita, orang-orang masih saja berdiam diri dan menyaksikan semuanya terjadi. Ini adalah Genosida dan pembersihan etnik,” sambungnya.
Sementara itu, dilansir dari The Hollywood Reporter, Spyglass sebagai perusahaan yang memproduksi film Scream, menuduh sikap Melissa sebagai Antisemitistik atas postingannya di sosial media.
“Kami tidak memberi toleransi terhadap sikap antisemit atau ujaran kebencian dalam bentuk apa pun. Termasuk informasi palsu tentang genosida, pembersihan etnis, distorsi Holocaust atau apa pun yang secara jelas melewati batas menjadi ujaran kebencian,” ungkap juru bicara Spyglass.
Membalas tudingan tersebut, Melissa melalui unggahan story instagramnya mengungkapkan bahwa dirinya mengutuk sikap antisemit dan islamofobia.
Baca Juga: Jackie Chan akan Bintangi Film Terbaru ‘Karate Kid’, Beradu Akting dengan Ralph Macchio
“Pertama, dan yang paling utama, saya mengutuk antisemitisme dan Islamofobia. Saya juga mengutuk kebencian dan prasangka dalam bentuk apa pun terhadap suatu kelompok”, Tulis Melissa dalam Instagram Story pada Rabu (22/11/2023).
Pemeran Sam Carpenter ini juga merasa dirinya memiliki tanggung jawab untuk membangkitkan kewaspadaan terhadap publik, terutama mengenai isu-isu yang dia pedulikan dan memberikan dukungannya terhadap orang-orang yang membutuhkan.
“Saya akan terus menyerukan untuk mereka yang membutuhkan dan terus mengadvokasi untuk perdamaian dan keamanan, untuk Hak Asasi Manusia dan kebebasan.”
“Diam bukan pilihan untuk saya,” Tutup Melissa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: