INDOZONE.ID - Ada beberapa drama Korea yang rasanya nggak cuma jadi tontonan, tapi juga penuh makna soal hidup.
Drakor slice of life terbaru, Our Unwritten Seoul, adalah salah satunya.
Drama ini bukan cuma soal kisah kakak-adik kembar biasa. Ceritanya yang dekat dengan kehidupan, bikin penonton merasa terwakili.
Nah, Our Unwritten Seoul juga menyelipkan banyak banget kutipan yang menyentuh hati dan bikin kita merasa dimengerti.
Buat kamu yang nggak bisa move on dari dialog-dialognya, berikut quotes terbaik dari Our Unwritten Seoul.
Quotes Terbaik dari Our Unwritten Seoul
“Kemarin sudah berlalu. Besok belum datang. Hari ini masih jadi misteri."
Kutipan ini adalah salah satu yang terbaik di Our Unwritten Seoul. Di drama slice of life ini, Yoo Mi Ji punya ritual penting saat bangun tidur.
Yap, quotes ini selalu ia ucapkan saat memulai harinya. Mi Ji, yang selama hidupnya merasa gagal, akhirnya belajar buat hidup di momen sekarang.
Kita semua butuh mendengar quotes ini yang artinya nggak usah takut sama hal-hal yang belum pasti. Cukup tarik napas, hembuskan, dan nikmati hari ini.
Baca juga: Penjelasan Akhir 'Our Unwritten Seoul', Drakor Slice of Life dengan Pesan Menyentuh
“Kalau rusa lari dari singa, apa artinya ia sampah? Kalau kelomang sembunyi karena takut dimakan, apa artinya ia pengecut? Mereka cuma berusaha bertahan hidup. Kamu juga seperti itu."
Kalau yang ini adalah kalimat dari nenek yang paling menyentuh saat Mi Ji merasa putus asa karena kehilangan mimpinya jadi atlet.
Kadang, kita terlalu keras sama diri sendiri karena takut dan butuh waktu rehat.
Namun, lewat kata-kata ini, kita diingatkan bahwa rasa takut bukan berarti lemah.
Kita juga berhak bertarung demi kedamaian diri sendiri. Mi Ji akhirnya mulai belajar memaafkan dirinya sendiri dan menerima keadaan.
Baca juga: 9 Karakter di Our Unwritten Seoul, Park Bo Young Jadi Kembar Identik!
"Kamu harus dicintai dulu untuk bisa tahu caranya mencintai."
Kalau kamu memperhatikan, quotes yang satu ini juga ada di Our Unwritten Seoul.
Ibu Ho Su alias Yeom Bun Hong ngomong kalimat ini dengan lembut.
Seperti yang kita tahu, Ho Su menjaga jarak sama ibu tirinya sejak sang ayah meninggal.
Nah, kutipan ini bakal relate buat seseorang yang punya hubungan rumit sama perasaannya sendiri.
Cinta itu bukan bawaan lahir karena kita belajar dari orang lain. Dari kebaikan, kesabaran, dan perhatian, kita jadi tahu cara membalas.
Kutipan ini bikin Ho Su sadar, kalau hubungan yang sehat bisa dimulai dari membuka diri untuk menerima cinta, bahkan saat ia merasa nggak pantas menerimanya.
"Aku melewati hari-hari dalam diam, menyembunyikan semuanya supaya nggak ada yang tahu betapa rapuhnya diriku."
Kutipan ini pasti relate banget sama orang-orang yang suka menyembunyikan perasaannya. Mi Rae dikenal kuat dan tegar, tapi ternyata penuh rasa takut dan terluka.
Quotes ini bikin Mi Rae sadar kalau kadang ia cuma perlu cerita sama orang yang tepat.
Ia sering diam karena nggak diajari tentang bicara rasa sakit. Bahkan, Mi Rae menganggap kalau bicara soal rasa sakit artinya lemah.
Namun, sikap ini malah bikin ia pelan-pelan hancur di dalam.
Untungnya, Mi Ji selalu ada untuk saudara kembarnya.
“Hidup itu seperti puisi. Dari jauh kelihatan seperti kode aneh, tapi kalau diperhatikan dengan hati yang mau mengerti, kamu akan menemukan maknanya."
Kalimat ini datang dari Kim Rosa, si penyair di drama slice of life ini. Kutipan ini punya makna yang dalam banget.
Kadang, kita merasa hidup terasa nggak jelas dan membingungkan.
Namun, kalau kita cukup sabar buat melihat lebih dekat, kita bisa nemu makna di balik kekacauan.
Kalimat ini sama seperti kisah Mi Ji dan Mi Rae di ending Our Unwritten Seoul.
Nah, itulah 5 quotes terbaik di Our Unwritten Seoul. Dari semuanya, kira-kira mana yang paling menyentuh hati?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kwavesandbeyond