INDOZONE.ID - Siapa yang udah nonton S Line dan masih bingung karena ending-nya yang bikin mikir? Tenang, kamu nggak sendiri!
Drama thriller terbaru ini memang penuh misteri dari awal sampai akhir. Apalagi, ceritanya tentang garis merah yang nggak cuma misterius tapi juga penuh makna.
Setiap karakter punya rahasia dan setiap garis merah yang muncul ternyata nggak sekadar hiasan. Ending-nya pun berhasil bikin penonton bertanya-tanya, “Ini maksudnya apa sih?”
Nah, biar kamu nggak makin bingung, yuk kita bahas bareng-bareng makna dan penjelasan di balik ending drama S Line yang penuh teka-teki ini!
Sinopsis Singkat S Line
Drakor thriller misteri ini mengisahkan garis merah misterius yang disebut S Line. Garis ini muncul di atas kepala manusia yang pernah punya hubungan seksual.
Menariknya, garis ini nggak bisa dilihat sama manusia biasa, melainkan pakai kacamata khusus yang asalnya juga misterius.
Lalu, ada gadis penyendiri yang punya kemampuan melihat garis ini sejak lahir. Ia bakal bekerja sama dengan detektif buat mengusut garis misterius yang ternyata punya dampak mengerikan.
Baca juga: Viral di TikTok, Ternyata Ini Arti Garis Merah Misterius dalam Drakor Thriller 'S Line'
Penjelasan Ending Drakor S Line
Yoo Joon Sun Tewas Mengenaskan
S Line episode 5 dibuka dengan cerita tentang Shin Hyeon Hop yang mau merayakan ulang tahun ke-17 bareng dua temannya, Yoo Joon Sun dan Lee Kyung Jin.
Ini jadi salah satu momen paling bahagia dalam hidup Hyeon Hop. Soalnya, setelah bisa melihat garis merah, ia harus mengurung diri karena takut membawa sial buat orang lain. Bahkan, Hyeon Hop mulai bisa menyukai Yoo Joon Sun, cowok yang pertama kali mau jadi temannya.
Sayangnya, setelah mereka menghabiskan waktu bersama, pujaan hati Hyeon Hop ini malah tewas secara mengenaskan. S Line yang menghubungkan Hyeon Hop dan Joon Sun pun hilang.
Baca juga: 5 Drakor Thriller Misteri Mirip S Line, Gabungan Kisah Detektif dengan Sentuhan Fantasi!
Han Ji Wook Ungkap Misteri Garis Merah Pakai Kacamata
Di episode-episode sebelumnya, semua orang yang punya kacamata misterius bisa melihat garis merah. Mereka akhirnya berubah jadi tamak dan mau menang sendiri.
Namun, saat Ji Wook dapat kacamata ini, ia menggunakan kesempatan tersebut buat mengungkap kasus, termasuk soal misteri garis merah. Detektif ini membuktikan kalau dirinya beda dengan orang lain.
Han Ji Wook pun mulai menyadari kalau guru wali kelas Seon Ah, Lee Kyu Jin, jadi dalang di balik semua kegaduhan tersebut.
Peran Lee Kyu Jin
Plot twist-nya lagi, Lee Kyu Jin ternyata juga bisa melihat garis merah di atas kepala orang lain tanpa kacamata, mirip seperti Shin Hyeon Hop. Selama ini, ia yang menyebarkan kacamata misterius biar orang-orang juga bisa melihat S Line.
Ngerinya lagi, guru wali kelas ini ternyata adalah pemimpin sekte sesat. Lee Kyu Jin punya keinginan kalau S Line harus bisa dilihat orang lain tanpa kacamata. Ia ingin orang-orang saling mengetahui rahasia satu sama lain, yang artinya nggak ada privasi lagi!
Garis Merah Bisa Dilihat Semua Orang
Di akhir, garis merah misterius ini akhirnya bisa dilihat orang-orang biasa. Semua itu gara-gara Lee Kyu Jin, si pemimpin sekte sesat, melakukan ritual dan pengorbanan bareng pengikutnya.
Awalnya, semua orang merasa kaget dan kagum. Namun, lama-lama mereka juga merasa terganggu karena privasinya terbongkar. Bahkan, beberapa orang memutuskan pakai kacamata hitam sampai helm biar nggak bisa lihat S Line lho!
Seon Ah Bangun dari Koma
Di balik semua keanehan yang terjadi, akhirnya Seon Ah bangun dari koma. Sebelumnya, ia punya garis merah di atas kepala.
Han Ji Wook berusaha mengungkap garis Seon Ah terhubung ke kepala siapa. Ia langsung kaget dan marah, karena ternyata ayahnya yang punya garis itu bareng Seon Ah!
Meski nggak dijelaskan secara langsung, ini jadi tanda kalau Seon Ah pernah jadi korban pelecehan seksual oleh ayah Ji Wook sendiri.
Itulah penjelasan ending S Line, drakor thriller terbaru tentang garis merah yang viral. Buat yang udah nonton, berapa rate kamu buat drama ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Langsung