Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 09:50 WIB

Ulasan Drakor When The Phone Rings: Serial yang Mengangkat Tentang Pernikahan Kontrak

Author

When the Phone Rings, drakor viral sepanjang 2024 (My Drama List)

INDOZONE.ID - Drakor When The Phone Rings merupakan serial yang viral saat pertama kali penayangannya.

Drakor yang memadukan genre romansa dan misteri ini, menarik perhatian publik. Bukan hanya karena plotnya yang menegangkan, melainkan juga karena chemistry apik antara Yoo Yeon-seok (bintang Hospital Playlist) dan Chae Soo-bin (bintang I'm Not a Robot).

Berjumlah 12 episode, serial yang tayang sejak 22 November hingga awal Januari 2025 ini, juga diperkuat oleh jajaran pemain pendukung berbakat, seperti Heo Nam-jun dan Jang Gyu-ri.

Baca juga: Yoo Yeon Seok ‘When The Phone Rings’ Klarifikasi Rumor Kencan dengan Chae Soo Bin

Sinopsis: Pernikahan Kontrak dan Panggilan Misterius

When The Phone Rings (Soompi)

Cerita berpusat pada kehidupan Paik Sa-eon (Yoo Yeon-seok), seorang mantan koresponden perang dan negosiator sandera, yang kini menjabat sebagai juru bicara kepresidenan termuda di Korea Selatan.

Ia menikah dengan Hong Hee-joo (Chae Soo-bin), putri pemilik surat kabar yang memiliki keterbatasan bicara (mutisme) akibat trauma masa kecil.

Selama tiga tahun, pernikahan mereka hanyalah "panggung sandiwara" demi kepentingan politik dan status sosial.

Baca juga: Adegan Terakhir 'When The Phone Rings' Tuai Protes, Dianggap Putar Balik Fakta Israel - Palestina

Mereka tidak pernah berkomunikasi secara intim, bahkan jarang makan bersama. Akan tetapi, dinding es di antara keduanya mulai retak ketika sebuah panggilan telepon misterius mengabarkan bahwa Hong Hee-joo telah diculik. 

Peristiwa mencekam ini jadi titik balik hubungan mereka dari sekadar rekan formalitas menjadi sesuatu yang lebih mendalam.

Daya Tarik dan Keunikan: Dari Web Novel ke Layar Kaca

Yoo Yeon Seok dan Chae Soo Bin di When the Phone Rings (Soompi)

Salah satu kekuatan utama drama ini adalah pondasi ceritanya yang kuat, diadaptasi dari novel web populer berjudul Jigeum Geoshin Jeonhwaneun karya Geoneomulnyeo.

Baca juga: Kontroversi Drakor "When the Phone Rings", Ujungnya Dapat Seruan Boikot hingga Rating Rendah

Penggemar memuji bagaimana elemen marriage of convenience (pernikahan kontrak) dipadukan dengan unsur thriller mendebarkan, menciptakan suasana yang segar di tengah maraknya drakor romantis klise.

Ulasan Penonton: Mengapa Drama Ini Begitu Memikat?

Alasan kenapa kamu harus menonton When the Phone Rings (Instagram/mbcdrama_now)

Mengutip dari laman MyDramaList, Jumat (13/02/2026), When The Phone Rings menerima beragam reaksi yang sangat menarik dari para penonton:

1. Alur yang Cepat dan Menggigit

Banyak penonton terkesan karena drama ini mampu memikat mereka hanya dalam dua episode pertama. Itu amat jarang terjadi karena biasanya drama membutuhkan waktu lebih lama untuk membangun tensi.

Kombinasi antara misteri, ketegangan politik, dan romansa tipis (slow burn) menjadikannya "obat" bagi penonton yang sedang jenuh dengan tontonan biasa.

2. Karakter yang Berlapis

Akting Yoo Yeon-seok sebagai Sa-eon dipuji karena mampu menampilkan sisi pria yang kaku, tapi menyimpan luka masa kecil yang dalam.

Transformasi cintanya yang ditunjukkan melalui tindakan, seperti belajar bahasa isyarat, memberikan sentuhan emosional kuat.

Sementara itu, Chae Soo-bin mendapatkan apresiasi luar biasa atas kemampuannya berakting menggunakan bahasa isyarat yang ekspresif.

Baca juga: “When the Phone Rings” Bakal Tidak Tayang pada 14 dan 20 Desember 2024: Ini Alasannya!

3. Pro dan Kontra (Mixed Feelings)

Meski populer, drama ini tak lepas dari kritik.

Beberapa penonton merasa:

  • Pengembangan Karakter: Ada kekecewaan terhadap beberapa karakter pendukung, seperti Do Jae yang motif pengkhianatannya terasa sangat ekstrem hingga sulit dinalar secara logika.
  • Rating Usia: Penonton dewasa merasa rating 13+ membatasi eksplorasi intensitas romansa antara pemeran utama.
  • Isu Sensitif: Penggambaran ibu Hee-joo yang sangat menuntut dan menyebabkan trauma pada anaknya, dianggap cukup mengganggu bagi sebagian orang, meski menambah dimensi konflik dalam cerita.

Sebuah "Surat Cinta" untuk Penggemar Romansa-Misteri

Secara keseluruhan, When The Phone Rings adalah perpaduan antara kiasan klasik drakor (seperti teman masa kecil dan trauma masa lalu) dengan eksekusi sinematografi modern dan indah.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Nonton 'When the Phone Rings', Drakor Terbaru di Netflix

Tanpa cinta segitiga melelahkan, drama ini fokus pada bagaimana dua orang yang "patah" mencoba saling memahami melalui sunyi.

Bagi penggemar drakor dengan preferensi drama beralur cepat, penuh teka-teki, tapi tetap memiliki sisi manis, When The Phone Rings adalah tontonan wajib yang layak masuk ke dalam daftar putar drakor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: My Drama List

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU