Selasa, 07 APRIL 2026 • 12:25 WIB

Kenapa Drakor Sekarang Episodenya Pendek? Ini Alasan Sebenarnya!

Author

Alasan kenapa drakor sekarang punya episode pendek (My Drama List)

INDOZONE.ID - Belakangan ini, banyak penonton mulai sadar kalau drama Korea nggak lagi sepanjang dulu. Kalau dulu 16 episode terasa normal, sekarang malah makin sering kita nemu drakor yang episode-nya makin pendek.

Buat sebagian orang, ini mungkin terasa terlalu cepat tamat, tapi ada yang merasa format ini justru bikin nagih. Menariknya, perubahan ini bukan sekadar tren biasa. Ada strategi besar di balik keputusan industri hiburan Korea yang memilih format lebih pendek.

Jadi, kenapa sih drakor sekarang episodenya makin sedikit? Apa benar ini justru jadi kunci sukses mereka di pasar global? Yuk, kita bahas lebih dalam!

Perbedaan Episode Dulu dan Sekarang

The Trauma Code: Heroes on Call, contoh drama pendek Netflix (My Drama List)

Kalau kita mundur ke beberapa tahun lalu, drakor sebenarnya nggak selalu identik dengan 10 atau 12 episode kayak sekarang.

Dulu, banyak banget drama yang punya format lebih panjang, bahkan bisa sampai 20, 24, atau 32 episode. Apalagi, untuk drama yang tayang di TV nasional. Jumlah episode panjang udah jadi hal biasa.

Salah satu alasannya karena sistem tayangnya beda. Banyak drama dulu yang dibagi jadi dua bagian dalam seminggu. Alhasil, kalau dihitung total, episodenya bisa terasa lebih banyak.

Selain itu, cerita juga sering dibuat lebih pelan, dengan banyak konflik tambahan atau subplot supaya durasinya bisa diperpanjang. Makanya, nggak heran kalau beberapa drakor jadul terasa lebih santai dan agak bertele-tele di tengah jalan.

Di sisi lain, format panjang ini juga bikin penonton punya waktu lebih lama buat dekat sama karakter. Mereka jadi bisa menikmati perkembangan ceritanya pelan-pelan.

Baca juga: 4 Alasan Drama Pendek China Viral, Gak Kalah Seru dari Drakor!

Episode yang Makin Pendek

Yumi's Cells 3, drakor terbaru 2026 dengan 8 episode (My Drama List)

Di 2026, preferensi penonton lebih suka cerita cepat dan padat. Ini juga jadi salah satu alasan utama kenapa format drakor mulai berubah.

Format klasik 16 episode di tahun 2016 yang jadi standar sekarang perlahan mulai tergeser. Banyak drama terbaru justru hadir dengan 12, 10, 8, hingga 6 episode. Ini semua mengikuti selera penonton yang pengen cerita lebih ringkas dan langsung ke inti.

Bahkan, beberapa drama terbaru pakai format standar seperti 10-12 episode. Platform streaming juga punya peran besar dalam perubahan ini, karena cara orang nonton sekarang udah beda.

Baca juga: 7 Drama Pendek China Terbaru 2026 Wajib Ditonton, Cocok Buat Maraton Singkat!

Alasan Drakor Punya Episode Makin Pendek

Drama Korea Melo Movie (Sumber Gambar AsianWiki) (AsianWiki)

1. Cerita Jadi Lebih Padat, Nggak Bertele-tele

Salah satu alasan utama kenapa drakor dibuat pendek adalah, biar ceritanya tetap fokus dan nggak melebar. Dengan jumlah episode yang terbatas, penulis dipaksa buat bikin alur yang rapi dari awal sampai akhir.

Alhasil, kita jarang nemu drama yang berputar-putar tanpa arah. Setiap episode biasanya punya tujuan jelas dan bikin penonton terus penasaran.

2. Kualitas Lebih Terjaga

Karena durasinya nggak terlalu panjang, tim produksi bisa lebih fokus ke kualitas, mulai dari naskah, akting, sampai sinematografi.

Nggak heran, kalau banyak drakor yang terasa niat banget, baik dari segi visual maupun storytelling. Mereka lebih milih bikin cerita pendek tapi berkesan, daripada panjang tapi kualitasnya turun di tengah jalan.

3. Kondisi Industri yang Berubah

Sekarang, bikin drama Korea butuh budget yang mahal banget. Biaya per episode bisa ratusan juta sampai miliaran won. Aktor top bisa dibayar ratusan juta won per episode. Belum lagi sejak platform global kayak Netflix masuk, jadi biaya makin naik.

Menurut data dari Korea Bizwire, industri drakor mulai terasa berubah sejak pandemi. Semua itu karena biaya produksi naik dan pemasukan melambat.

Salah satu untuk mengatasi hal ini adalah dengan memangkas jumlah episode. Jadi, emang ada tekanan ekonomi nyata di industri, bukan sekadar tren kreatif.

4. Lebih Efisien dari Segi Budget

Di poin sebelumnya, kita udah bahas biaya produksi drama yang mahal. Apalagi kalau melibatkan aktor top, lokasi syuting luar negeri, atau efek visual yang kompleks.

Dengan episode yang lebih sedikit, biaya produksi bisa lebih terkontrol. Namun, ini bukan berarti pelit. Justru budget yang ada bisa dialokasikan lebih maksimal per episode, jadi hasilnya tetap kelihatan premium.

5. Aktor Nggak Kelelahan

Syuting drama bisa makan waktu berbulan-bulan dengan jadwal yang super padat. Kalau episodenya terlalu panjang, risiko kelelahan aktor juga makin besar.

Format 8-12 episode bikin proses syuting lebih manusiawi. Aktor bisa lebih fokus mendalami karakter tanpa harus kejar tayang terlalu lama.

6. Cocok Banget Buat Binge-Watching

Di era streaming kayak sekarang, kebiasaan nonton juga berubah. Banyak orang lebih suka nonton sekaligus (binge-watching) daripada nunggu lama.

Nah, format drakor yang pendek ini justru pas banget. Nggak terlalu panjang buat diikuti, tapi juga cukup buat bikin ketagihan. Ini salah satu alasan kenapa drakor gampang banget viral.

7. Lebih Mudah Menarik Penonton Internasional

Penonton luar Korea cenderung lebih tertarik sama serial yang ringkas tapi solid. Drakor dengan 8-12 episode jadi lebih mudah diakses, terutama buat yang baru mulai nonton.

Makanya, platform streaming kayak Netflix ikut mendorong format ini karena terbukti lebih gampang menjangkau pasar global.

Nah, itulah beberapa alasan kenapa drakor sekarang punya jumlah pendek sekitar 8-12 episode aja. Kira-kira, kamu lebih suka format sekarang atau dulu, guys?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Korea Times

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU