INDOZONE.ID - Kalau kamu lagi cari drakor ringan buat ditonton santai, Notes from the Last Row mungkin bukan pilihan yang tepat.
Drakor thriller Netflix ini justru hadir dengan nuansa gelap dan penuh ketegangan psikologis. Cerita pelan-pelan bikin nggak nyaman, tapi di situlah daya tariknya.
Tema yang diangkat soal ambisi, obsesi, manipulasi, dan batas tipis antara realita dan fiksi. Setiap episodenya seperti mengajak penonton masuk lebih dalam ke pikiran karakter.
Lalu seperti apa keseruan drakor yang satu ini? Kita bahas bareng review Notes from the Last Row berikut ini!
Review Notes from the Last Row
Cerita Jadi Senjata Utama
Drakor thriller ini mengisahkan Heo Mun Oh, professor Sastra Korea yang dulunya penulis hebat. Sayangnya, ia nggak pernah menulis lagi.
Sampai suatu hari, Mun Oh ketemu Lee Kang, mahasiswanya yang pintar banget nulis. Dari situ, ia mulai mengajari Lee Kang buat mengembangkan bakatnya.
Anehnya, cerita mahasiswa ini benar-benar kayak nyata. Saat tulisan itu nyambung ke hidup Mun Oh, semuanya jadi berantakan.
Baca juga: 12 Drakor Thriller Original Netflix, Seru dan Memacu Adrenalin!
Yang bikin drama ini beda, cara mereka menggambarkan proses menulis. Di sini, menulis bukan cuma sekadar hobi atau kerjaan, tapi kayak senjata.
Setiap tulisan Lee Kang terasa kayak puzzle yang harus dipecahkan. Kita sebagai penonton ikut diajak nebak, ini nyata atau cuma fiksi?
Ketegangannya bukan dari plot twist besar, tapi dari rasa curiga dan nggak pasti yang terus dibangun pelan-pelan.
Baca juga: 15 Film Thriller Korea Terbaik Sepanjang Masa Menurut Rating IMDb, Ada Parasite sampai Exhuma
Akting yang Ngena Banget
Choi Min Sik tampil luar biasa di sini. Karakter Mun Oh itu bukan tipe yang gampang disukai. Ia insecure, egois, frustrasi, dan penuh luka.
Menariknya, aktingnya nggak dibuat memancing simpati. Justru pelan-pelan kita lihat gimana kegagalan hidup bikin dirinya jadi haus pengakuan. Obsesinya ke Lee Kang juga terasa natural, tapi tetap bikin nggak nyaman.
Sementara itu, Choi Hyun-wook juga nggak kalah keren sebagai Lee Kang. Karakternya misterius banget. Ia jarang ngomong, minim ekspresi, dan selalu bikin orang, termasuk penonton, mikir keras soal niat aslinya.
Justru karena ia tertutup, auranya jadi makin tegang. Namun, dialognya berasa ada sesuatu yang disembunyikan.
Karakter Pendukung Nggak Kalah Kuat
Kim Yun Jin sebagai istri Mun Oh juga patut diapresiasi. Meski porsinya nggak sebesar duo utama, ia berhasil menunjukkan rasa kecewa hidup sama pasangan yang terus terjebak masa lalu.
Yang menarik, ia nggak digambarkan sebagai istri terabaikan yang klise. Kim Yun Jin jadi simbol kehidupan yang pelan-pelan ditinggalkan Mun Oh karena obsesinya sendiri.
Atmosfer Gelap dan Sunyi
Dari segi visual, drama ini konsisten banget bikin suasana yang suram. Ruang kelas kosong, kantor yang dingin, sampai framing yang rapi.
Semuanya menggambarkan betapa kesepiannya Mun Oh. Nggak ada efek berlebihan, tapi justru itu yang bikin terasa real. Bahkan, banyak adegan hening yang justru lebih berisik dibanding dialog.
Apa Kekurangannya?
Nggak bisa dipungkiri, pacing drama ini lumayan lambat. Butuh kesabaran buat mengikuti alurnya buat setiap episode dengan waktu kurang lebih satu jam.
Kadang, ceritanya juga terasa muter di emosi yang sama sebelum akhirnya maju. Karena fokusnya ke misteri psikologis, dramanya lebih sering bikin penasaran daripada kasih jawaban jelas.
Walaupun punya kekurangan, Notes from the Last Row tetap menarik karena drama emosionalnya kuat banget.
Ini bukan tipe drama yang jualan twist di tiap episode, tapi lebih ke eksplorasi. Ceritanya soal ingin menunjukkan gimana kekaguman bisa berubah jadi iri, hancur, dan ambisi.
Worth It Ditonton?
Kalau kamu cari thriller cepat dengan banyak kejutan, mungkin drama ini bakal terasa kurang. Apalagi, alurnya cukup lambat.
Namun, kalau kamu suka cerita yang pelan, dalam, dan fokus ke karakter, drama ini jelas layak banget dicoba. Bahkan, Notes from the Last Row bisa jadi tontonan wajib karena cuma punya 6 episode yang cukup singkat.
Choi Min Sik dan Choi Hyun Wook jadi kekuatan utama di sini. Sampai akhir, kamu bakal terus dibuat mikir, sebenarnya siapa sih yang pegang kendali cerita ini?
Kalau kamu penasaran, langsung nonton di Netflix ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kwavesandbeyond