Lagu terbaru Bernadya di abum Semoga Hanya di Mimpi (Instagram @bernadyaribka)
INDOZONE.ID - Buat yang lagi tenggelam dalam lagu-lagu galau, album Semoga Hanya di Mimpi dari Bernadya bisa jadi teman pas.
Album terbaru ini berisi deretan lagu dengan lirik yang jujur dan dekat sama pengalaman banyak orang. Ada tentang cinta, kehilangan, sampai proses berdamai dengan diri sendiri.
Lewat aransemen yang sederhana tapi emosional, Bernadya berhasil bikin setiap lagunya terasa personal. Nggak heran, kalau album ini cepat menarik perhatian.
Yuk, kita bedah bareng isi album terbaru Bernadya ini sambil review tipis-tipis!
Laut Yang Tenang adalah lagu pembuka di album terbaru Bernadya Semoga Hanya di Mimpi. Isi lagunya relate banget buat yang sering overthinking.
Vibes-nya kayak lagi cemas padahal hidup baik-baik aja. Di saat hidup lagi stabil, tidur cukup, kerjaan oke, justru muncul rasa takut yang nggak jelas.
Ibaratnya, “kok tenang banget ya, jangan-jangan habis ini ada badai.” Metafora laut tenang di sini ngena banget, karena nunjukin gimana pikiran kita kadang malah jadi musuh sendiri.
Sebagai lagu pembuka, ini langsung memberi gambaran besar soal tema album, ketakutan yang mungkin cuma ada di kepala.
Baca juga: Lirik dan Makna 'Rabun Jauh' dari Bernadya, Lagu Galau yang Wajib Kamu Hafal
Vibes lagu Bernadya ini kayak lagi lelah banget dan cuma butuh dipeluk. Peluk Aku Sekarang! menangkap momen ketika hidup lagi berat dari segala arah.
Sebenarnya lagunya menceritakan bukan cuma capek fisik, tapi juga mental. Di kondisi kayak gini, yang dibutuhkan bukan nasihat atau solusi, tapi kehadiran orang yang kita sayang.
Kolaborasi sama Perunggu juga bikin nuansanya makin hangat tapi tetap sendu.
Baca juga: Lirik dan Makna Lagu Baru Bernadya "Kita Buat Menyenangkan", Ajak Pendengar Pilih Bahagia
Kalau lagu Bernadya ini bercerita tentang hubungan jarak jauh yang nggak seimbang. Vibes-nya capek berjuang sendiri di hubungan LDR.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube @Bernadya