Sabtu, 18 JULI 2026 • 15:41 WIB

Penjelasan Ending The East Palace, Drakor Horor Saeguk Netflix Penuh Plot Twist!

Author

Penjelasan ending The East Palace, drakor horor saeguk Netflix yang penuh plot twist (My Drama List)

INDOZONE.ID - Siapa yang di sini langsung marathon nonton The East Palace begitu rilis di Netflix? Drakor horor sejarah terbaru yang dibintangi Nam Joo Hyuk ini sukses bikin penonton penasaran!

Nggak cuma modal jumpscare hantu istana yang bikin merinding, ada intrik politik dan misteri kutukan berlapis-lapis.

Nah, buat kamu yang udah nonton sampai episode terakhir, pasti dibuat melongo sama rentetan plot twist yang disajikan.

Mungkin, kamu masih bingung siapa sebenarnya dalang di balik teror roh kolam, sampai nasib akhir sang duo pemburu hantu kita.

Masih agak bingung atau mau memastikan teori drakor horor ini? Tenang, yuk kita bedah bareng-bareng penjelasan ending The East Palace di sni. Hati-hati, karena ini mengandung spoiler ya!

Sinopsis Singkat The East Palace

Drakor horor terbaru Netflix ini mengisahkan Gu Cheon, pria yang punya kemampuan unik. Ia bisa masuk ke dunia arwah dan bertarung melawan roh pakai pedangnya.

Di sisi lain, ada Saeng Gang, dayang istana yang bisa mendengar suara arwah sejak kecil. Kemampuan ini bikin dirinya dianggap aneh di lingkungan kerajaan.

Keduanya bakal kerja sama buat mengusut teror berdarah yang melanda istana. Kabarnya, ada roh jahat yang ingin memusnahkan keturunan kerajaan.

Baca juga: Nam Joo Hyuk Comeback di The East Palace, Drakor Thriller Saeguk Netflix 2026

Penjelasan Ending The East Palace

Siapa Dalang Asli di Balik Teror Hantu Kolam?

Penjelasan ending The East Palace, dalang di balik teror hantu kolam (My Drama List)

Dari awal cerita, seisi istana dibikin parno sama hantu kolam misterius. Katanya, hantu ini adalah selir kesayangan raja jaman dulu yang difitnah selingkuh sama Ibu Suri karena cemburu. Si selir akhirnya meninggal di kolam istana sambil membawa dendam kesumat.

Akan tetapi, pas Gu Cheon dan Saeng Gang ikut menyelidiki, ternyata ceritanya nggak sesimpel itu. Ini hasil penelusuran mereka:

  • Gu Cheon berhasil menemukan bukti kalau si selir nggak bersalah dan sukses membersihkan namanya.
  • Hantu kolam pun bisa pergi dengan tenang. Lalu, Pangeran Yeongan yang tadinya sakit diduga kena kutukan langsung sembuh.

Plot twist-nya, setelah hantu kolam pergi, si Pangeran malah meninggal. Ini jadi bukti kuat kalau pelaku utamanya bukan hantu kolam.

Baca juga: Sinopsis 'The East Palace', Drama Sageuk Okultisme Terbaru Netflix 2026

Siapa yang Meracuni Ibunya Saeng Gang?

Penjelasan ending The East Palace, siapa pelaku yang meracuni ibu Sang Gang (My Drama List)

Saeng Gang ternyata adalah Putri Raja yang sengaja diasingkan karena bisa mendengar suara arwah. Kemampuan ini katanya udah diwariskan dari keluarga turun temurun dan dianggap kutukan.

Namun, ia kembali ke istana atas perintah raja agar bisa membantu Gu Cheon mengusut teror berdarah. Diam-diam, sang putri juga punya alasan buat mengusut kematian ibunya.

Saeng Gang menuduh Ibu Suri yang membunuh ibunya karena masalah politik istana. Namun ternyata, kebenaran aslinya jauh lebih bikin nyesek. Pembunuh ibunya adalah neneknya sendiri, yaitu Sukbin.

Dulu banget, Sukbin sengaja meracuni para pangeran demi memuluskan jalan anaknya. Ia ingin Ju Sang, biar bisa jadi raja. Ibunya Saeng Gang tahu rahasia gelap ini.

Karena dianggap sebagai saksi yang bisa membongkar semuanya, Sukbin akhirnya tega meracuni ibu Saeng Gang. Ia ingin rahasia ini terkubur selamanya di balik rumor kutukan istana.

Kenapa Raja Tega Membunuh Putra Mahkota?

Penjelasan ending The East Palace, kenapa Raja tega meracuni anaknya Sang Gang (My Drama List)

Ini salah satu rahasia paling gila di The East Palace. Arwah pendendam yang selama ini menguasai istana adalah Putra Mahkota.

Ia dikabarkan meninggal karena kutukan arwah kolam. Padahal, ayahnya sendiri alias Raja Ju Sang yang meracuninya.

Putra Mahkota dulu punya kemampuan bisa lihat hantu. Dari para hantu, ia tahu masa lalu kelam keluarganya. Bukannya tobat, ia malah ikut meracuni dua kakaknya biar bisa naik takhta.

Raja Ju Sang yang tahu kelakuan minus anaknya nggak mau sejarah berdarah itu keulang lagi. Akhirnya, Raja diam-diam meracuni Putra Mahkota sebelum sempat naik takhta.

Lalu, ia bikin rumor kalau kematian itu semua gara-gara kutukan. Karena mati bawa dendam, Putra Mahkota berubah jadi ak-gwi (roh jahat) yang haus darah.

Gimana Nasib Duel Gu Cheon dan Saeng Gang Lawan Ak-gwi?

Penjelasan ending The East Palace, Putra Mahkota yang berubah jadi Ak-gwi Sang Gang (My Drama List)

Setelah pertempuran berdarah, Gu Cheon dan Saeng Gang menang. Awalnya, mereka cuma modal nekat, tapi pengorbanannya gede banget.

Roh jahat Putra Mahkota udah nggak bisa diselamatkan lagi karena udah kemakan amarah. Bahkan, ia juga sempat merasuki tubuh Saeng Gang.

Gu Cheon akhirnya terpaksa bikin perjanjian sama makhluk purba kuat bernama Gwi Mae buat dapat senjata terlarang. Di saat yang sama, Raja Ju Sang akhirnya mau mengakui dosa-dosanya di depan roh para korban.

Pengakuan dosa si Raja bikin kekuatan ak-gwi melemah. Momen itu langsung dimanfaatkan Gu Cheon buat menghancurkan roh Putra Mahkota selamanya.

Apakah Gu Cheon Berubah Jadi Ak-gwi?

Awalnya, Gu Cheon berubah jadi ak-gwi. Namun, itu bukan karena dendam, melainkan pengorbanan demi menyelamatkan Saeng Gang. Waktu itu, mereka terjebak di dunia arwah dan berusaha mengakhiri lingkaran setan di istana.

Gu Cheon sempat terjebak di dunia roh, dan koma selama berhari-hari. Untungnya, ia bisa balik lagi ke dunia manusia.

Bedanya, sekarang Gu Cheon punya rantai tak kasat mata yang bikin dirinya tetap terikat sama dunia Gwi. Fisiknya sih bebas, tapi ada harga mahal yang harus ia tanggung.

Gu Cheon sama Saeng Gang Bersatu Nggak?

Bisa dibilang The East Palace happy ending, tapi agak open ending, sih. Awalnya, Gu Cheon dan Saeng Gang saling nggak akur karena punya kepribadian beda.

Namun, setelah saling membantu dalam situasi sulit, kedekatan itu malah terjalin. Keduanya jadi saling mengandalkan satu sama lain. Memang nggak ada pernyataan suka, tapi kelihatan banget kalau mereka punya perasaan yang sama.

Setelah semua drama istana kelar, Gu Cheon dibolehkan keluar istana. Saeng Gang milih buat meninggalkan kehidupan istana dan ikut pergi bareng Gu Cheon.

Mereka berdua dan Ggeomeoksal (roh kecil imut) mutusin buat mulai hidup baru dari nol. Akan tetapi, ikatan spiritual Gu Cheon sama dunia roh tetap jadi bom waktu yang sewaktu-waktu bisa memisahkan mereka lagi.

Apakah Bakal Ada Season 2?

Sampai artikel ini rilis, nggak ada informasi dari Netflix soal season 2. Namun, melihat ending-nya, masih ada peluang buat ceritanya lanjut.

Apalagi, ternyata masih ada roh raja-raja terdahulu yang berada di sekitar raja. Kalau lanjut, kisahnya kemungkinan bakal melanjutkan perjuangan Gu Cheon dan Saeng Gang melawan para roh di istana.

Seperti biasa, kalau kamu udah sering nonton serial original Netflix, pasti tahu polanya. Mereka kayak memberi clue, “Kalau booming, lanjut part 2.” Jadi, kita tunggu aja soal informasi selanjutnya ya!

Gimana, ending-nya lumayan bikin plong atau malah bikin kamu makin kepikiran sama nasib Gu-cheon?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU