Senin, 03 JANUARI 2022 • 13:49 WIB

Profil Joko Anwar, Sutradara Kawakan Tanah Air yang Hari Ini Berulang Tahun ke-46

Author

Joko Anwar (Instagram/jokoanwar)

Sutradara kawakan Indonesia, Joko Anwar berulang tahun ke-46 tahun hari ini, Senin (3/1/2022).

Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara ini dikenal sebagai pengarah yang sukses melahirkan film-film berkualitas tinggi sebagai upaya menaikkan standar perfilman dalam negeri.

Profil Joko Anwar

Joko Anwar (Instagram/jokoanwar)

Joko Anwar merupakan seorang sutradara, penulis skenario, dan produser berkebangsaan Indonesia yang lahir di Medan pada 3 Januari 1976.

Baca Juga: Gak Bosen 7 Kali Nonton Pengabdi Setan 2, Netizen Ini Malah Ungkap Fakta & Teka-Teki

Lahir di sebuah perkampungan miskin, Joko Anwar membesar dengan film-film horor dan kungfu yang ditontonnya di bioskop-bioskop model lama yang berada di Medan.

Kesukaannya terhadap film dan bioskop itu berpengaruh besar terhadap minat dan bakatnya. Dia sudah mulai menulis dan menyutradarai pertunjukkan drama sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Setelah menamati sekolah menengah atas, Joko Anwar melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi dengan mengambil jurusan Aerospace Engineering di Institut Teknologi Bandung.

Sebenarnya, dia ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah film, namun impiannya terganjal oleh ekonomi keluarga.

Setelah tamat kuliah pada 1999, dia menjadi kritikus film dan penulis untuk The Jakarta Post.

Karier perfilman

Joko Anwar (Instagram/jokoanwar)

Karier perfilman Joko Anwar dimulai saat dia mewancarai sutradara dan produser Nia Dinata. Berawal dari wawancara itu, Nia Dinata terkesan dengan sosok Joko Anwar sehingga menawarkan kerja sama untuk menulis skenario film ARISAN (2003).

Kemudian film tersebut dirilis dan mendapat sambutan positif dari para kritikus film dalam negeri. Diketahui, film tersebut juga laris manis di pasaran.

Pada 2005, dia menjadi sutradara dan penulis film Janji Joni, sebuah film komedi romantis petualangan yang dibintangi oleh Nicholas Saputra. Film tersebut sukses hingga Joko Anwar meraih nominasi Sutradara Terbaik pertamanya di Festival Film Indonesia 2005.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2007, dia menjadi sutradara dan penulis film Kala, film yang menceritakan allegori politis tentang Indonesia. Film tersebut membawa Joko Anwar meraih beberapa penghargaan seperti est Film di Berlin Asia Hotshot Film Festival, dan Jury Prize di New York Asian Film Festival.

Baca Juga: Wuih... Shudder Akuisisi Film Horor Pengabdi Setan 2, Prestasi Baru untuk Karya Joko Anwar

Nama Joko Anwar semakin bersinar saat menyutradarai film Pengabdi Setan pada 2017 lalu. Film tersebut ditonton oleh 4.206.103 penonton di bioskop, menjadikannya salah satu film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Kesuksesan Pengabdi Setan tidak hanya di Tanah Air. Diketahui, film tersebut tayang di lebih 40 negara di dunia.


Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU