Selasa, 29 AGUSTUS 2023 • 11:09 WIB

Sinopsis dan Review Film Once (2007): Perjuangan Musisi Jalanan untuk Meraih Mimpi dan Cinta

Author

Film Once (2007)

INDOZONE.ID - Bagi pecinta film dan musik, mungkin sudah tidak asing dengan judul film ini, atau dengan soundtrack film ini yang berjudul “Falling Slowly”. Once adalah film Irlandia bergenre drama garapan sutradara John Carney (Sing Street, Begin Again), dan dibintangi Glen Hansard dan Marketa Irglova.

Film bernuansa musikal ini meraih penghargaan Oscar tahun 2008 dalam kategori best original song, dan masuk dalam nominasi Grammy Awards. Dengan produksi sepenuh hati dan budget yang minim, film ini menunjukkan pengaruhnya.

Sinopsis

Di jalanan kota Dublin, Irlandia, ada seorang musisi pria yang kerap melakukan busking dengan gitar andalannya. Suatu hari, ia bertemu dengan seorang wanita yang tertarik dengan lagu-lagu yang ia nyanyikan. Memiliki kesenangan yang sama terhadap musik, kedua insan itu menjalin hubungan yang dekat.

Keduanya memiliki kisah percintaan masa lalu yang pilu. Sang pria ditinggal oleh mantan pacarnya ke London, dan si wanita tinggal bersama ibu dan putri kecilnya sementara suaminya ada di negara lain.

Baca Juga: Fakta Menarik 'Talk To Me': Disebut Film Horor Terbaik Tahun Ini, Dapat Review Positif karena Dibuat Beda

Dengan niat meraih mimpi, si pria dengan dukungan si wanita mulai mengerjakan demo lagu, mulai dari menulis, mengkomposisi, dan merekam di studio kecil. Si pria berniat untuk pergi berkarir ke London dengan lagu-lagunya, dan si wanita ingin berdamai dengan masa lalunya. Apakah mereka akan berakhir bersama? Atau mereka akan berjalan di dua jalur yang berbeda?

Cerita di balik layar

Banyak hal menarik tentang pengerjaan film ini. Dimulai dari budget. Film ini diproduksi dengan modal sekitar 150.000 dolar. Angka ini sangat jauh dibawah rata-rata budget untuk film drama pada umumnya yang bisa mencapai puluhan juta dolar. Saat menerima piala Oscar, Glen Hansard mengatakan pembuatan film ini dilakukan dengan dua buah handycam dan dibuat dalam waktu tiga minggu.

Film Once (2007).

Proses shooting film ini benar-benar dibuat dengan kondisi seadanya. Film ini lebih banyak menggunakan pencahayaan alami, latar tempat seperti rumah dan apartemen menggunakan properti pribadi para kru, adegan di jalanan kota Dublin pun diambil dari jauh agar tidak mengganggu para pejalan kaki yang berlalu lalang.

Glen Hansard dan Marketa Irglova adalah musisi di kehidupan nyata. Chemistry yang baik di antara mereka juga didukung oleh hubungan yang dekat di dunia nyata. Marketa dalam pidato singkat penerimaan Osarnya juga memberi semangat kepada para musisi dan artis independen untuk tidak takut berkarya, karena bahkan dirinya pun tidak menyangka akan berdiri di ajang paling bergengsi insan perfilman itu.

Review

Dengan budget minim, kita bisa merasakan bahwa film ini terlihat seperti film amatir. Dengan kamera yang goyah, latar tempat yang tidak fancy, dan keseluruhan film yang dikemas secara raw dan natural.

Kehebatan dua musisi sebagai pemeran utama inilah yang menjadi kunci. Sepanjang film, plotnya akan berkutat disekitar musik dimana itu adalah keahlian sang aktor dan aktris tersebut. Setiap adegan yang menampilkan para musisi sedang beraksi, bernyanyi, berkarya, terlihat nyata dan sangat menjiwai. Kita seperti sedang menonton dokumenter dibuatnya. Dan tidak sulit untuk jatuh cinta dengan lagu-lagu dalam film ini karena selain easy listening, Hans, Marketa, dan musisi pengiring lain membawakannya dengan penuh emosi dan penghayatan.

Meski berkutat dengan musik, unsur romantis film ini juga tidak main-main! Konflik percintaan dalam film ini ikut melibatkan masalah dan dilema realistis yang membuat kita bersimpati. Dengan menyaksikan perjalanan para tokoh yang hidup berpegang harapan, kita ikut merasakan perjuangan dan kesulitan mereka.

Yang juga sangat berdampak dari film ini : Ending-nya. Setelah dibawa oleh perjalanan itu, penonton akan ikut berharap yang terbaik untuk kedua tokoh utama. Baik dalam mengejar impian, dan hubungan percintaan. Bitterwseet adalah kata yang tepat untuk mendeskripsikan akhir film ini. Sungguh bisa membuat kita tersenyum dan menitikkan air mata secara bersamaan, serta merasa sesak dan lega di saat itu juga.

Baca Juga: Review 'To Your Eternity': Petualangan Makhluk Abadi Memaknai Sebuah Kehidupan

Akhir kata, Once dengan produksi seadanya membawa value yang tidak ternilai, terutama bagi para seniman. Impact cerita fiksi namun meyakinkan yang dibawanya juga tidak akan mudah terlupa di ingatan penonton.

Z Creators: Milenia Rossa

Writer: Victor Median


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Z Creators

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU