Syukuran akan memulai syuting film Where The Rainbow Ends? (Ferdian Figo)
INDOZONE.ID - KAN JIA Pictures resmi memperkenalkan film perdana mereka berjudul Where The Rainbow Ends?.
Film bergenre drama road movie berdurasi 100 menit ini direncanakan tayang di bioskop pada tahun 2026 dan menghadirkan kolaborasi lintas budaya Indonesia–Jepang dalam satu layar.
Film ini menceritakan kisah Yuka (Elsa Japasal), remaja Jepang yang tumbuh besar di Indonesia bersama ibu angkatnya, Kaabun (Vonny Anggraini).
Hidupnya mendadak berubah setelah serangkaian peristiwa mengguncang dirinya.
Baca juga: J-Hope BTS Akan Rilis Film Konser Solo 'Hope on the Stage the Movie' November 2025
Berbekal sebuah buku ilustrasi peninggalan orang tua kandungnya, Yuka nekat pergi ke Jepang untuk menelusuri jejak masa lalu dan mencari arti “rumah” yang selama ini ia rindukan.
Dalam perjalanannya, Yuka bertemu dengan tiga karakter penting:
Ketiganya menemani Yuka dalam perjalanan emosional penuh petualangan melintasi berbagai kota di Jepang.
Baca juga: 11 Film Terbaru Bulan Oktober 2025 di Bioskop dan Netflix
Produksi film ini melibatkan kerja sama dengan WOWNAS Jepang, yang dipimpin Akiko-san.
Mereka merekomendasikan Kota Shiga sebagai latar utama film, dengan dukungan penuh dari pemerintah setempat. Syuting dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober 2025.
Film ini digarap oleh dua sutradara dengan gaya berbeda:
Kolaborasi keduanya diharapkan bisa menghadirkan kisah perjalanan yang bukan hanya indah dipandang, tapi juga hangat dirasakan.
Baca juga: 'The Simpsons Movie 2' Resmi Rilis Setelah 20 Tahun, Catat Tanggalnya!
Julyana Tariani sebagai Executive Producer bersama produser Rizaldi Chaka dan Ony W. Pahlevi (yang juga ikut menulis cerita bersama Jocelyn Cordelia) meyakini film ini akan memberikan energi segar untuk industri perfilman Indonesia.
Dengan sinematografi memukau, akting aktor muda berbakat lintas negara, dan cerita yang menyentuh, Where The Rainbow Ends? diproyeksikan jadi tontonan penuh makna sekaligus pengalaman emosional yang meninggalkan jejak di hati penonton.
Lebih dari sekadar film, ini adalah perjalanan menemukan arti rumah yang sesungguhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan