Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 09:03 WIB

Rio Dewanto Ungkap Makna 'Durhaka' di Balik Film Legenda Kelam Malin Kundang

Rio Dewanto Ungkap Makna Durhaka di Balik Film Legenda Kelam Malin KundangRio Dewanto (tengah). (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Aktor Rio Dewanto menjadi pemeran utama dalam film Legenda Kelam Malin Kundang. Mendalami peran di film bergenre drama misteri ini, Rio Dewanto harus menggali trauma masa lalu.

Rio Dewanto memerankan tokoh Alif dalam film yang diproduseri Joko Anwar itu. Di mana Rio  diceritakan sebagai sosok yang mengalami lupa ingatan atau biasa dikenal dengan sebutan amnesia.

"Kalau trauma masa kecil saya harus di-recall lagi itu bagian dari pekerjaan saya," kata Rio Dewanto saat jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin.

Baca juga: Fakta Seru Film Legenda Kelam Malin Kundang: Kisah Klasik Dibalut Thriller Khas Joko Anwar

Suami Atiqah Hasiholan itu tidak mau bercerita lebih detail tentang trauma masa kecilnya. Menurutnya, lebih baik disimpan sendiri saja.

"Kalau trauma masa kecilnya apa, biar saya simpan sendiri saja," lanjutnya.

Rio Dewanto diceritakan sebagai pelukis mikro. Ia memiliki istri dan satu anak laki-laki. 

Satu kejadian singkat membuat Alif kehilangan ingatannya. Dari kecelakaan yang menimpanya, Alif pun kembali mengingat satu per satu apa yang sudah dialaminya.

Kehidupan Alif dan keluarganya terlihat normal sampai ibunya datang berkunjung. Kehadiran sang ibu membuka kembali rahasia masa lalu Alif, yang tersirat dalam lukisan-lukisan yang telah ia buat sejak kecil.

Makna "Durhaka" Menurut Rio Dewanto

Walaupun banyak yang sudah mengetahui arti kata "Durhaka", namun Rio Dewanto memiliki pandangan tersendiri di balik arti kata durhaka itu, sehubungan dengan film melegenda Legenda Kelam Malin Kundang.

Rio menilai bahwa perkembangan teknologi dan pergeseran generasi membuat definisi 'durhaka' semakin luas. 

Dia juga mengakui bahwa sebagai orang tua, jika anak tidak menghormati orang tua, itu juga bisa dianggap sebagai bentuk durhaka.

Baca juga: Film Legenda Kelam Malin Kundang: Bawa Trauma Lintas Generasi ke Layar Lebar

"Karena saya juga sebagai orang tua, kalau kita (seorang anak) tidak benar-benar menghormati orang tua ya itu bagian dari durhaka," tuturnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rio Dewanto Ungkap Makna 'Durhaka' di Balik Film Legenda Kelam Malin Kundang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!