Penampilan perdana Ratu Malaka (Handout)
INDOZONE.ID — Setelah memperkenalkan karakter film di JAFF 2025 Desember lalu, Visinema secara resmi merilis first look Ratu Malaka, film aksi terbaru yang akan tayang 2027.
Sepertinya setelah menggarap Wiro Sableng, Mencuri Raden Saleh, 13 Bom di Jakarta, sang sutrdara ingin kembali memperkenalkan action yang sedikit berbeda karena memiliki dunianya sendiri.
Materi first look ini dibagikan melalui akun media sosial resmi @RatuMalakaFilm, serta akun sutradara Angga Dwimas Sasongko dan para pemeran, sebagai pengenalan awal terhadap dunia imajinasi yang menjadi latar film tersebut.
First look Ratu Malaka memperkenalkan sebuah dunia aksi kriminal dengan elemen mistis, yang dibangun sebagai semesta fiksi dengan aturan dan struktur tersendiri. Dalam unggahan di akun @RatuMalakaFilm, Visinema menyatakan, “Hari ini, Ratu Malaka membuka pintunya untuk pertama kali.
Baca juga: Angga Sasongko Kembali Menyutradarai 'Ratu Malaka', Era Baru Film Action Indonesia
Ini adalah first look dari dunia yang lahir dari visi dan imajinasi Angga Sasongko — sebuah kerajaan bayangan, di mana kekuasaan disusun oleh hukum, ritual, dan mitosnya sendiri, serta dibentuk oleh pilihan paling gelap manusia.”
Foto-foto yang dirilis menampilkan dunia Ratu Malaka sebagai semesta yang sinematik, misterius, dan sarat ketegangan. Marcella Zalianty terlihat tampil dominan, duduk di tengah figur-figur yang memancarkan kekuasaan dan ancaman. Sementara itu, Claresta Taufan, dalam debut film aksinya, terlihat berada dalam tekanan, berhadapan dengan karakter Wulan Guritno yang tampil dingin.
Penampilan perdana Ratu Malaka (Handout)
Di cuplikan lain, Dion Wiyoko tampil mengesankan dengan senjata di tangannya, saat dunia di sekelilingnya dipenuhi percikan dan ketegangan.
Ratu Malaka menjadi film panjang pertama Angga Dwimas Sasongko yang kembali menyutradarai film panjang setelah dua tahun terakhir fokus menjalankan perannya sebagai pimpinan Visinema Group.
Film ini sekaligus menandai kembalinya sang sutradara ke genre aksi, setelah sebelumnya menghadirkan Mencuri Raden Saleh dan 13 Bom di Jakarta, dua film yang dikenal dengan skala dan pendekatan aksi yang berbeda di perfilman Indonesia.
Baca juga: Sutradara Angga Sasongko Ngereveal Sekuel ‘Mencuri Raden Saleh’ di Instagram, Sedang Digarap?
Menurut Angga, tantangan utama dalam Ratu Malaka terletak pada proses pembangunan dunia cerita. “Ratu Malaka menuntut pendekatan world building yang intensif.
Di sini, kami membangun dunia imajinasi yang utuh, dengan aturan, struktur kekuasaan, dan lapisan mistisnya sendiri. Malaka hadir lebih dari latar, namun menjadi dunia yang hidup dan menentukan pilihan setiap karakternya,” ujar Angga Dwimas Sasongko, sutradara sekaligus penulis Ratu Malaka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release