Para cast dan sineas "Takkan Kubiarkan Kau Menangis" (Handout)
INDOZONE.ID - Film drama keluarga *Takkan Kubiarkan Kau Menangis* menjadi langkah perdana sutradara muda Ferly Halim di industri perfilman Indonesia. Meski berstatus sebagai film debut, karya tersebut berhasil mendapat sambutan positif saat gala premiere yang berlangsung di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, pada Senin (13/7/2026).
Antusiasme penonton terlihat sejak pemutaran perdana film produksi Langit Pictures Indonesia tersebut. Usai film berakhir, tepuk tangan panjang mengiringi suasana haru yang terasa di dalam studio.
Sebelum tayang, *Takkan Kubiarkan Kau Menangis* sempat menghadapi keraguan dari sebagian kalangan. Selain karena menjadi film pertama yang disutradarai Ferly Halim, cerita yang mengangkat konflik keluarga dengan pendekatan emosional dianggap sebagai tantangan tersendiri untuk menarik perhatian penonton.
Namun respons yang muncul pada malam gala premiere menunjukkan hasil berbeda. Kisah tentang ketegaran, kasih sayang, dan pentingnya komunikasi dalam keluarga ternyata mampu menyentuh banyak penonton.
Ferly mengaku bersyukur melihat penerimaan positif terhadap film perdananya. Ia berharap cerita yang dihadirkan dapat menjadi pengingat tentang pentingnya menjaga hubungan antaranggota keluarga.
"Semoga film ini bisa menjadi inspirasi dan membantu membangun komunikasi yang lebih baik di dalam keluarga," ujar Ferly usai pemutaran film.
Gala premiere juga diramaikan kehadiran para pemain, pegiat film, serta sejumlah tokoh dari industri kreatif. Sebagai bentuk apresiasi kepada tim produksi, panitia menghadirkan galeri foto yang menampilkan momen di balik layar selama proses pembuatan film.
Suasana semakin meriah dengan penampilan sejumlah musisi dan pengisi acara, termasuk Kiesha Alvaro yang membawakan lagu soundtrack film tersebut. Selain itu, hadir pula penampilan Penta Boys, Naufal Utomo, dan Dianna Dee Starlight.
Tak hanya menjadi ajang perayaan peluncuran film, acara tersebut juga dibalut kegiatan sosial melalui program nonton bareng ratusan anak yatim yang difasilitasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
*Takkan Kubiarkan Kau Menangis* mengangkat cerita tentang sebuah keluarga yang berjuang menghadapi berbagai persoalan hidup, mulai dari tekanan ekonomi hingga konflik rumah tangga. Di tengah berbagai ujian tersebut, film ini menyoroti pentingnya komunikasi, kepedulian, dan kasih sayang sebagai fondasi utama keluarga.
Baca juga: 4 Musisi Jepang Bersatu, YAO Debut Lewat Single '777'
Melalui kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, film ini berupaya menghadirkan refleksi tentang arti kebersamaan dan kekuatan keluarga dalam menghadapi masa-masa sulit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: