Ryan Gosling (Sumber: Reuters)
INDOZONE.ID - Film Project Hail Mary sukses mempertahankan posisi puncak box office pada akhir pekan kedua penayangannya. Film petualangan fiksi ilmiah yang dibintangi Ryan Gosling ini meraup 54,5 juta dolar AS.
Penurunan penjualan hanya sebesar 32 persen dari akhir pekan perdana. Angka ini lebih baik dibandingkan Oppenheimeryang turun menjadi 46,7 juta dolar AS pada pekan kedua.
Setelah dua pekan tayang, Project Hail Mary telah mengumpulkan 300,8 juta dolar AS di seluruh dunia. Film produksi Amazon MGM dengan biaya hampir 200 juta dolar AS ini tidak menghadapi kompetisi berarti di pekan kedua.
Film dokumenter K-pop BTS: The Return yang berpotensi menjadi pesaing justru dirilis langsung di platform streaming Netflix.
Baca juga: Sinopsis Project Hail Mary: Misi Ryan Gosling Selamatkan Matahari di Film Sci-Fi 2026
Film horor baru They Will Kill You debut dengan hasil mengecewakan, hanya meraup 5 juta dolar AS untuk Warner Bros. Film berperingkat R yang dibintangi Zazie Beetz ini memiliki anggaran sebesar 20 juta dolar AS.
David A. Gross, konsultan FranchiseRe, mencatat bahwa selama 14 pekan terakhir selalu ada film horor baru yang dirilis setiap minggu. Ini termasuk Ready or Not 2: Here I Come (16,3 juta dolar AS) dan komedi horor Forbidden Fruits yang debut dengan 1,2 juta dolar AS.
Gross memprediksi genre horor akan menyumbang sekitar 2,1 miliar dolar AS di box office Amerika Utara pada 2026. Angka ini turun dari 2,75 miliar dolar AS pada tahun lalu. Meski tetap populer dan relatif murah diproduksi, genre ini dinilai mulai mendekati titik jenuh.
Baca juga: 5 Film Sci-Fi Luar Angkasa Mirip 'Project Hail Mary', Wajib Ditonton!
Berikut perkiraan penjualan tiket akhir pekan di Amerika Serikat dan Kanada menurut Comscore:
Pekan depan, Project Hail Mary akan menghadapi persaingan ketat dari The Super Mario Galaxy Movie dari Universal Pictures. Film animasi ini diprediksi akan mencatat debut terbesar pada 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Apnews.com