INDOZONE.ID - Film Pulang Kampung tidak hanya mencuri perhatian karena konsepnya sebagai film musikal Batak pertama di Indonesia, namun perihal cerita di balik proses kreatifnya yang diungkap langsung oleh para pembuat film saat konferensi pers di PS. Minggu, Jumat (17/04/2026).
Disutradarai oleh Bene Dion Rajagukguk, film ini turut melibatkan Kristo Immanuel sebagai ko-sutradara, diproduseri oleh Ernest Prakasa dan Dipa Andika, serta musik yang digarap oleh Viky Sianipar.
Dalam kesempatan tersebut, para filmmaker hingga aktor yang terlibat membagikan cerita mulai dari awal ide, proses kreatif, hingga tantangan selama produksi.
Baca juga: Garap 'Ngeri-Ngeri Sedap', Bene Dion Lebih Menonjolkan Keluarga Ketimbang Komedi Ngakak
Bene Dion Rajagukguk dalam Konferensi Pers Film Pulang Kampung (Indozone/Sagita)
Bene Dion mengungkapkan bahwa ide membuat film musikal Batak justru berangkat dari pengalaman tak terduga saat pemutaran film Ngeri-Ngeri Sedap.
Saat itu, ia menyaksikan langsung reaksi penonton, khususnya ibu-ibu yang ikut menonton bersama.
“Ada momen sedih, harusnya penonton nangis, tapi malah pada nyanyi bareng. Dari situ aku mikir, kenapa nggak sekalian bikin film Batak yang memang ngajak penonton ikut nyanyi,” ungkap Bene.
Dari pengalaman tersebut, muncul keinginan untuk menghadirkan film yang tidak hanya ditonton, tetapi melibatkan penonton secara emosional melalui lagu.
Ia menambahkan, tujuan utamanya adalah mengajak masyarakat, khususnya orang Batak, datang ke bioskop dan merasakan pengalaman bernyanyi bersama.
Selain cerita dan musik, film ini juga ingin memperkenalkan keberagaman dalam budaya Batak. Bene menyebut bahwa selama ini banyak orang menganggap Batak sebagai satu kesatuan, padahal terdapat berbagai sub-suku.
Melalui film ini, ia ingin membantu penonton memahami perbedaan tersebut dengan cara yang lebih sederhana dan mudah dicerna.
Baca juga: 'Ngeri-Ngeri Sedap' Gagal Masuk Nominasi Oscar 2023, Kalah Saing dari Film Kamboja!
Meski kental dengan budaya Batak, Bene turut memikirkan bagaimana film ini tetap bisa dinikmati oleh penonton umum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung