Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 08 JUNI 2026 • 18:39 WIB

Libatkan 1.162 Peserta, Nobar Serentak Film 'Semua Akan Baik-Baik Saja' Perkuat Ruang Budaya Inklusif

Libatkan 1.162 Peserta, Nobar Serentak Film Semua Akan Baik-Baik Saja Perkuat Ruang Budaya InklusifFilm 'Semua Akan Baik-Baik Saja'. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Demi memperluas akses terhadap ruang budaya yang ramah bagi semua kalangan, sebanyak 1.162 peserta terlibat dalam acara nonton Semua Akan Baik-Baik Saja bersama serentak di tujuh kota pada Minggu (7/6). 

Acara ini mempertemukan penyandang disabilitas, pegiat kreatif, serta masyarakat umum dalam satu forum apresiasi. 

Melalui ruang inklusif ini, hubungan kerja sama antara kelompok disabilitas dan jaringan industri kreatif nasional diharapkan dapat terjalin semakin kuat.

Acara yang diinisiasi oleh Indonesia Creative Cities Network (ICCN) bersama RANS dan sejumlah mitra daerah tersebut berlangsung di Jakarta, Cianjur, Padang, Pontianak, Baubau, Tanjungpinang, dan Malang. 

Baca juga: "Semua Akan Baik-Baik Saja" Sukses Raih 1 Juta Penonton di Bioskop, 'Hattrick' Buat Baim Wong!

Ketua Umum ICCN, Fiki Satari, menegaskan bahwa film memiliki kekuatan untuk membangun empati sekaligus mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dalam ruang yang setara.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa ruang budaya harus menjadi ruang bersama. Ketika komunitas disabilitas dan komunitas kreatif berkumpul dalam satu pengalaman yang sama, lahir pemahaman, solidaritas, dan energi kolaborasi yang lebih kuat," ujar Fiki.

Film Semua Akan Baik-Baik Saja dipilih karena mengangkat pesan tentang harapan, ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, serta pentingnya dukungan sosial dalam proses pemulihan dan pertumbuhan individu. 

Nilai-nilai tersebut dinilai selaras dengan semangat membangun masyarakat yang inklusif dan saling mendukung.

Sutradara film, Baim Wong, menyambut positif penyelenggaraan nobar serentak yang melibatkan komunitas disabilitas di berbagai daerah. 

Menurutnya, film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membuka ruang dialog dan memperkuat rasa empati.

Libatkan 1.162 Peserta, Nobar Serentak Film Semua Akan Baik-Baik Saja Perkuat Ruang Budaya InklusifNobar film 'Semua Akan Baik-Baik Saja'. (Istimewa)

"Film bukan hanya hiburan. Film adalah medium untuk menghadirkan percakapan, membangun empati, dan menghubungkan pengalaman manusia yang beragam. Saya berharap pesan dalam film ini dapat diterima dan memberikan manfaat bagi banyak orang," kata Baim.

Sementara itu, Raffi Ahmad menilai keterlibatan komunitas kreatif dan generasi muda dalam kegiatan inklusif semacam ini penting untuk memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Siaran Pers

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Libatkan 1.162 Peserta, Nobar Serentak Film 'Semua Akan Baik-Baik Saja' Perkuat Ruang Budaya Inklusif

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!