Sutradara Awi Suryadi dan cast 'Perumahan Laddaland (Handout)
INDOZONE.ID - MD Pictures resmi memperkenalkan film horor terbarunya, Perumahan Laddaland, melalui peluncuran teaser poster dan teaser trailer di MD Place Tower, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Film adaptasi dari horor Thailand fenomenal Laddaland (2011) itu dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026.
Teaser poster yang dirilis langsung menghadirkan nuansa mencekam. Terlihat sebuah keluarga berjalan memasuki kompleks perumahan mewah melalui gerbang besar bertuliskan "PERUMAHAN LADDALAND". Namun di atas gerbang tersebut, sesosok perempuan berambut panjang tampak mengintai di bawah cahaya bulan purnama.
Sutradara Awi Suryadi mengungkapkan bahwa Laddaland merupakan salah satu film horor favoritnya. Karena itu, ketika MD Pictures menawarkan proyek adaptasi tersebut, ia langsung tertarik untuk terlibat.
"Laddaland adalah salah satu film horor yang paling saya suka. Waktu pandemi, tim MD tanya kalau kita beli IP-nya Laddaland tertarik nggak? Wah saya senang sekali, karena dari awal saya sangat naksir film ini," ungkap Awi.
Baca juga: Sinopsis dan Pemain 'The Shrine', Film Horor Okultisme Korea Terbaru 2026
Meski mengadaptasi film yang sudah dikenal luas, Awi menegaskan bahwa tantangan terbesarnya justru terletak pada bagaimana menghadirkan sesuatu yang baru tanpa menghilangkan esensi cerita asli.
"Bagaimana bikin film yang nggak plek-plekan sama, tapi juga nggak mengkhianati source aslinya, karena kan sudah ada fans aslinya. Jadi garis tengah itu yang harus kita cari dengan hati-hati dan kita update dengan tahun sekarang," kata Awi saat doorstop bersama media, termasuk Indozone.
Berbeda dengan sebagian besar film horor yang pernah ia garap, proses produksi Perumahan Laddaland justru terasa lebih nyaman. Jika biasanya ia harus syuting di lokasi-lokasi ekstrem seperti hutan atau perkampungan terpencil, kali ini sebagian besar adegan berlangsung di area perumahan.
Poster film Perumahan Laddaland (Handout)
"Kalau tantangan di lapangan sih untungnya nggak ada. Biasanya film horor saya masuk hutan, masuk perkampungan, pokoknya susah. Kalau ini kan perumahan yang udaranya juga adem, jadi menyenangkan," ujarnya.
Awi juga memuji dua pemeran anak dalam film tersebut yang dinilainya sangat profesional selama proses syuting berlangsung.
Baca juga: Awi Suryadi Ungkap Tujuan 'KKN di Desa Penari' Versi Panjang: Dibuat Khusus untuk Fans
"Mereka nggak ngeributin saya di lokasi. Mau take selalu siap, mereka tahu mau ngapain. Jadi pengalaman syutingnya menyenangkan," katanya sambil tertawa.
Meski demikian, Awi mengakui tantangan fisik justru lebih banyak dirasakan para pemain dibanding dirinya sebagai sutradara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Doorstop