Aktris Titi Kamal (INDOZONE/M Fadli)
INDOZONE.ID - Aktris Titi Kamal kembali kedunia peran dan pangkuan MD Pictures lewat keterlibatannya dalam film horor terbaru "Perumahan Laddaland", adaptasi dari film Thailand legendaris Laddaland (2011) karya sutradara Sophon Sakdaphisit. Film ini sendiri dikenal sebagai salah satu horor paling ikonik di Thailand yang mengangkat teror di balik kehidupan keluarga di sebuah perumahan baru.
Dalam wawancara bersama media, Titi mengungkap bahwa karakter yang ia mainkan di film ini terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari seorang ibu pada umumnya.
“Di sini aku seperti ibu-ibu pada umumnya. Ingin perkembangan keluarganya jadi yang baik, anaknya jadi baik. Benar-benar ibu rumah tangga yang on track. Semuanya lancar. Tapi namanya kehidupan pasti ada problematikanya,” ujarnya.
Titi sendiri sudah pernah menonton film aslinya dan menyukainya. Semakin atusias lagi setelah ia mendengar adaptasinya digarap oleh Awi Suryadi, sutradara di film Danur Series dan "KKN di Desa Penari.'
Di balik perannya tersebut, Titi juga membagikan bagaimana dirinya sangat selektif dalam memilih proyek film. Ia mengaku tidak bisa langsung menerima setiap tawaran yang datang, meskipun cerita atau nama sutradara sudah menarik perhatiannya.
“Aku udah ada beberapa tawaran tapi aku nggak bisa langsung iya-iya. Aku banyak banget pertanyaan,” kata Titi.
Ia menjelaskan bahwa proses memilih peran baginya sangat detail, mulai dari cerita, sutradara, hingga hal teknis seperti treatment film secara keseluruhan.
“Dari A sampai Z sih aku bisa omongin. Kadang aku udah suka ceritanya, udah suka sutradaranya, tapi ternyata dari segi treatment ada beberapa yang aku nggak nyaman, itu aku nggak bisa ikut,” jelasnya.
Menurut Titi, kenyamanan dalam sebuah proyek menjadi faktor utama sebelum ia memutuskan untuk bergabung. Hal itu mencakup banyak aspek, mulai dari visi sutradara hingga cara cerita tersebut dieksekusi di layar.
“Ini semuanya dari treatmentnya, dari directornya, dari pemainnya, semuanya bikin aku nyaman jadi aku mau ikut di proyek,” tambahnya.
Titi juga mengungkap bahwa dirinya memiliki daftar pertimbangan yang cukup panjang sebelum menerima sebuah pekerjaan. Ia sangat detail dalam memastikan setiap aspek sesuai dengan standar dan kenyamanan pribadinya.
“List-nya tuh banyak banget sih sebenarnya. Aku detail banget sampai ke treatment-nya,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan