Film Perumahan Laddaland (Indozone/zahra utami putri)
INDOZONE.ID - Kalau biasanya film horor identik dengan teror dan jumpscare, Perumahan Laddaland tampaknya ingin menawarkan pengalaman yang sedikit berbeda.
Film horor terbaru ini tidak hanya menghadirkan ketakutan dari rumah angker, tetapi juga menyelipkan drama keluarga yang emosional.
Hal inilah yang membuat film tersebut punya keunikan tersendiri dibanding horor pada umumnya.
Lantas, seperti apa detail keunikan Perumahan Laddaland hingga sinopsis singkatnya? Berikut penjelasannya:
Berbeda dari film horor yang hanya mengejar adegan mengagetkan, Perumahan Laddaland mencoba menghadirkan ketegangan lewat cerita yang lebih emosional.
Film ini membawa penonton masuk ke dalam ketakutan sebuah keluarga yang awalnya hanya ingin hidup lebih baik di rumah baru mereka.
Hal itu semakin terasa sejak proses preview akhir, ketika beberapa orang yang terlibat dalam film ini ikut terbawa suasana. Bahkan, mereka disebut menangis saat menyaksikan bagian akhir film.
“Tadi kami baru preview musik untuk bagian ending. Padahal saya sudah menonton ending itu berkali-kali, tapi setelah musiknya masuk, rasanya jadi jauh lebih emosional,” ujar Awi Suryadi selaku sutradara Perumahan Laddaland saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026)
Momen tersebut tentu menjadi salah satu hal menarik dari film ini.
Sebab, Perumahan Laddaland tidak hanya mengandalkan jumpscare seperti film horor pada umumnya.
Keunikan film Perumahan Laddaland juga terletak pada posisinya sebagai adaptasi dari legacy IP horor Thailand.
Kisah tersebut kemudian dibawa ke konteks Indonesia dengan sentuhan yang lebih dekat dengan penonton lokal.
Selain menampilkan horor yang menegangkan dari awal sampai akhir, film ini juga menyimpan cerita tentang perjuangan seorang ayah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan